ESP PLTU Anggrek Bermasalah, Polusi Udara Ancam Warga

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Electrostatic Precipitator pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Kecamatan Anggrek Gorontalo Utara, (dok. regamedianews).

Caption: Electrostatic Precipitator pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Kecamatan Anggrek Gorontalo Utara, (dok. regamedianews).

Gorut,- Electrostatic Precipitator (ESP) pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Anggrek, Gorontalo Utara (Gorut), diduga bermasalah.

Ditandai, dengan asap yang keluar dari cerobong PLTU Anggrek berwarna gelap.

Hal itu lantaran Faba atau Fly Ash dan dan Bottom Ash, tidak mampu tersarig lewat ESP.

Diketahui, Faba merupakan limbah padat hasil dari pembakaran batu bara pada PLTU.

Baca Juga :  LSM Derak Soroti Pembangunan Jalan Tani Tahun 2017 Di Desa Dulukapa Yang Dinilai Tak Kunjung Selesai

Faba dapat menyebabkan terjadinya polusi udara dan sangat berbahaya, apabila tidak ditangani dengan baik.

Kabid Penataan dan dan PPLH DLH Gorut, Ali Opaladu, membenarkan saat ini ESP PLTU Anggrek sedang mengalami kerusakan.

“Saya sudah datangi sejak selasa lalu, jawaban masih tetap sama,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media ini.

“Namun, pihak PLTU akan menyiapkan alat pengganti yang rusak dan akan tiba Desember depan,” ungkap Ali, Jumat (14/11/25).

Meski demikan, dirinya telah mendorong PLTU Anggrek untuk berupaya meminimalisir dampak lingkungan.

“PLTU harus setiap waktu menimalisir asap yang muncul, walaupun hanya menggunakan alat sederhana, sampai menunggu alat bulan depan,” pungkasnya.

Penulis : Yusrianto

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB