Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Bangkalan,- Pemerintah desa di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, harus bersiap menghadapi tahun yang penuh tantangan.

Pasalnya, pagu Dana Desa 2026 mengalami penurunan signifikan, dengan alokasi tertinggi kini hanya berada di kisaran Rp373 juta per desa, sementara terendah sekitar Rp240 juta.

Kondisi ini membuat ruang gerak pembangunan desa semakin terbatas. Pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur menjadi sektor yang paling terdampak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan, Abdul Aziz mengungkapkan, pagu Dana Desa diterima dari Kementerian Keuangan pada 30 Desember 2025, lalu segera disampaikan kepada para camat keesokan harinya.

“Informasi tersebut kemudian diteruskan ke pemerintah desa. Itu yang disebut pagu reguler Dana Desa,” kata Abdul Aziz, Rabu (14/1/2026).

Ia menjelaskan, penggunaan Dana Desa 2026 mengacu pada Permendesa Nomor 16 Tahun 2025, yang menetapkan delapan fokus prioritas.

Baca Juga :  Tujuh OPD di Pamekasan Resmi Rampingkan Jadi Tiga

Salah satunya adalah dukungan terhadap implementasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)yang akan dianggarkan melalui perubahan APBDes.

“Namun untuk mekanisme dan besarannya, kami masih menunggu aturan turunan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Penurunan anggaran ini terbilang drastis. Total Dana Desa Bangkalan pada 2026 hanya sekitar Rp91,9 miliar, turun lebih dari 50 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp282,4 miliar.

“Biasanya setiap desa menerima lebih dari Rp1 miliar, sekarang turun ke kisaran Rp373 jutaan. Dampaknya tentu sangat besar bagi penyelenggaraan pemerintahan desa,” ungkap Abdul Aziz.

Meski demikian, ia meminta pemerintah desa tetap optimistis dan adaptif. Keterbatasan anggaran, menurutnya, harus dijawab dengan kreativitas dan penggalian potensi lokal agar pembangunan desa tetap berjalan.

Baca Juga :  Tak Merasa Transaksi, Saldo Rekening Guru Penerima Tunjangan Fungsional di Sampang Raib

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Bangkalan, Syaiful Ismail, menegaskan bahwa penurunan Dana Desa bukan hanya terjadi di Bangkalan, melainkan secara nasional.

“Desa hanya menjalankan kebijakan dari pemerintah pusat. Meski anggaran berkurang, roda pemerintahan harus tetap berjalan,” tegasnya.

Ia menambahkan, desa merupakan garda terdepan pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, bahkan tanpa batas waktu kerja.

Kepala Desa Karang Entang, Kecamatan Kwanyar itu menyebut dampak paling terasa berada di sektor infrastruktur. Sejumlah program yang telah disepakati dalam Musrenbangdes terpaksa dievaluasi ulang.

“Dengan anggaran terbatas, kemungkinan hanya satu atau dua program yang bisa direalisasikan. Kami berharap semua stakeholder ikut memikirkan keberlanjutan pembangunan desa,” pungkasnya.

Penulis : Syafin

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma
Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan
Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi
Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan
Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:18 WIB

Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:44 WIB

Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:56 WIB

Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:45 WIB

Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi

Berita Terbaru

Caption: Operasi Keselamatan Semeru 2026, petugas mengecek urine sopir bus di Terminal Trunojoyo Sampang, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Ditlantas Polda Jatim Tes Urine Sopir Bus di Sampang

Rabu, 4 Feb 2026 - 08:08 WIB

Caption: Pj Pemimpin Cabang BRI Bangkalan, Dwi Floresvita RA, secara simbolis menyerahkan klaim asuransi nasabah, (dok. foto istimewa).

Ekonomi

Ahli Waris Nasabah BRI Bangkalan Terima Santunan Rp52 Juta

Selasa, 3 Feb 2026 - 23:58 WIB