Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Sekretaris Daerah Sampang H.Yuliadi Setiyawan, sampaikan sambutan dalam Musrenbang RKPD Sampang Tahun 2027 di Kecamatan Omben, (dok. foto istimewa).

Caption: Sekretaris Daerah Sampang H.Yuliadi Setiyawan, sampaikan sambutan dalam Musrenbang RKPD Sampang Tahun 2027 di Kecamatan Omben, (dok. foto istimewa).

Sampang,- Pemerintah Kabupaten Sampang merespons cepat keluhan terbatasnya daya tampung Puskesmas Omben.

Respon tersebut dituangkan dalam Musrenbang RKPD Tahun 2027, di Graha Joko Tole Kecamatan Omben, Selasa (03/02/2026).

Sekretaris Daerah Sampang H. Yuliadi Setiyawan, menyatakan kesiapannya menindaklanjuti usulan revitalisasi fasilitas kesehatan tersebut.

Menyikapi kondisi Puskesmas Omben yang sudah mulai membludak, ia menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam.

Namun, Yuliadi menekankan bahwa setiap kebijakan anggaran harus didasari akurasi data yang kuat.

Baca Juga :  Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid

“Jika memang kebutuhan riil karena pasien tidak lagi tertampung, tentu kami prioritaskan,” ujarnya.

“Langkah konkretnya, saya minta segera disusun paparan dan proposal detailnya,” tegas Yuliadi.

Ia merujuk pada kesuksesan revitalisasi Puskesmas Karang Penang, sebagai bukti komitmen Pemerintah Daerah.

“Kalau kondisinya mendesak, segera ajukan. Kita akan hitung kekuatannya agar pembangunan ini tepat sasaran,” tambahnya.

Di sisi lain, program Universal Health Coverage (UHC) di Sampang tidak akan terganggu meski dana transfer daerah menurun.

Baca Juga :  Orang Tua Korban Pencabulan di Ploso Terima Kabar, Pelaku Akan Ditahan

“Program tersebut, dipastikan menjadi garis merah yang tidak boleh dicoret dari anggaran,” tegasnya.

Menurut Yuliadi, langkah ini diambil demi menjaga stabilitas sosial dan jaminan kesehatan warga miskin.

“UHC ini wajib, Pak Bupati sudah memitigasi risiko anggaran,” ungkapnya.

“Lebih baik kita memangkas program lain, daripada mencoret jaminan kesehatan gratis untuk masyarakat,” tandas Yuliadi.

Ia menambahkan, langkah-langkah strategis tersebut diharapkan menjadi katalisator percepatan kualitas layanan publik di Kecamatan Omben.

Penulis : Harry

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma
Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan
Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi
Kecamatan Sampang Ditarget Jadi Barometer Kemajuan
Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP
Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:18 WIB

Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:44 WIB

Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:56 WIB

Usulan Strategis Omben Fokuskan Revitalisasi Puskesmas dan Perbaikan Jalan

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:45 WIB

Musrenbang Camplong: Sentil Kelangkaan Pupuk Ditengah Program Gizi

Berita Terbaru

Caption: Operasi Keselamatan Semeru 2026, petugas mengecek urine sopir bus di Terminal Trunojoyo Sampang, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Ditlantas Polda Jatim Tes Urine Sopir Bus di Sampang

Rabu, 4 Feb 2026 - 08:08 WIB

Caption: Pj Pemimpin Cabang BRI Bangkalan, Dwi Floresvita RA, secara simbolis menyerahkan klaim asuransi nasabah, (dok. foto istimewa).

Ekonomi

Ahli Waris Nasabah BRI Bangkalan Terima Santunan Rp52 Juta

Selasa, 3 Feb 2026 - 23:58 WIB