SUMENEP • Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Sumenep didorong menjadi organisasi yang adaptif, inovatif dan responsif.

Hal ini penting untuk menghadapi dinamika pemerintahan dan perubahan pola hidup masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra menegaskan, tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks.

Anggota KORPRI dituntut meningkatkan kapasitas diri demi pelayanan publik yang profesional.

“Seluruh anggota KORPRI dituntut memberikan pelayanan yang cepat dan berkualitas,” ujar Agus di sela Pengukuhan Dewan Pengurus KORPRI Sumenep di Pendopo Agung Keraton, Selasa (12/5/2026).

Menurut Agus, KORPRI bukan sekadar organisasi profesi ASN. Organisasi ini memiliki peran strategis.

“Tentunya dalam mendukung birokrasi yang efektif, transparan dan akuntabel,” tuturnya.

Ia berharap, KORPRI menjadi wadah pembinaan yang mampu meningkatkan kompetensi anggota.

Peningkatan ini mencakup sisi pengetahuan, keterampilan, hingga sikap dan perilaku.

“Anggota harus membangun budaya kerja disiplin. Kita harus mampu mengikuti perkembangan teknologi di era digital saat ini,” terangnya.

Lebih lanjut, Agus mengajak seluruh anggota menjaga soliditas dan kebersamaan.

Menurutnya, sinergi yang kuat akan menjadi motor penggerak birokrasi modern, untuk mendukung program pembangunan daerah.

“Dengan semangat kerja keras dan komitmen, KORPRI Sumenep akan semakin solid dan berintegritas,” tambahnya.

Dalam pengukuhan tersebut, Agus Dwi Saputra resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus KORPRI Sumenep masa bhakti 2026-2031.

Menutup sambutannya, Agus menegaskan, pengukuhan tersebut memiliki makna mendalam.

Ia ingin momentum ini memperkuat komitmen bersama, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah momentum untuk berorientasi penuh pada pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. [red]