SAMPANG • Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, melakukan kunjungan mendadak ke Waduk Klampis di Desa Kramat, Kecamatan Kedungdung, Minggu (12/7/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Sampang ini didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam, dan kepala desa setempat.

Kedatangan rombongan yang tiba-tiba ini sempat mengejutkan warga sekitar.

Alhasil, lokasi waduk langsung dipadati masyarakat yang penasaran ingin melihat jalannya kunjungan tersebut.

Didampingi Kepala Disporabudpar Sampang, H. Marnilem, politisi Partai NasDem yang akrab disapa Ba Idi ini tampak menikmati pesona waduk, terutama pemandangan matahari terbenam (sunset) yang menjadi daya tarik utama.

Waduk Klampis belakangan memang sedang viral di media sosial.

Hal ini memicu rasa penasaran Bupati untuk datang langsung, bukan sekadar pelesiran, melainkan untuk menggali potensi wisata yang bisa dikembangkan.

“Saya benar-benar terkesan dengan keindahan Waduk Klampis. Pemandangan sunset-nya luar biasa, suasananya juga masih alami dan menenangkan,” ujar Ba Idi.

Bupati Sampang dua periode ini menegaskan, Waduk Klampis adalah aset wisata yang harus dikembangkan bersama agar bisa dikenal luas oleh masyarakat luar daerah.

Pemkab Sampang berkomitmen akan segera melakukan kajian mendalam. Mereka juga berkoordinasi lintas OPD guna menyiapkan dukungan fasilitas infrastruktur yang diperlukan di lokasi.

Langkah cepat Bupati ini mendapat apresiasi dari Koordinator Asosiasi Pariwisata Madura (Asprim) sekaligus Humas DPD ASPPI Jawa Timur, H. Mohammad Fauzan.

Menurutnya, perhatian nyata ini akan mendongkrak kunjungan wisatawan.

“Kedatangan orang penting seperti beliau pastinya akan mendongkrak ekskalasi kunjungan wisatawan karena publik semakin penasaran,” kata Fauzan.

Ia menambahkan, kehadiran bupati memberi angin segar bagi warga lokal.

“Momen ini diyakini mampu menumbuhkan optimisme masyarakat, untuk mulai berinvestasi dan menggerakkan ekonomi di sekitar waduk,” ujarnya.

Fauzan, yang juga pemilik agen perjalanan wisata mancanegara PT Madura Wisata Raya, mengakui pesona keindahan Waduk Klampis tidak kalah bersaing dengan destinasi luar negeri.

“Pesona Waduk Klampis memiliki nilai jual tinggi. Keindahannya tak kalah dengan tempat wisata di beberapa negara yang sering saya kunjungi, seperti di Hatyai, Thailand,” imbuhnya.

Ia menilai, keseriusan Pemkab Sampang menggarap sektor wisata sangat tepat untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD), di tengah tren menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat.

Pengembangan wisata ini, juga dinilai akan menjadi motor penggerak roda ekonomi dan UMKM masyarakat sekitar secara berkelanjutan.

“Ada beberapa daerah yang sukses bertransformasi menjadi daerah maju berkat pariwisata, seperti Banyuwangi dan Sleman. Itu bisa menjadi referensi bagus untuk Sampang,” pungkas Fauzan.

Penulis: Harry
✅ Editor: Redaksi