SAMPANG • Solidaritas kemanusiaan untuk Buk Bije korban kebakaran di Desa Lepelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, terus mengalir.

Rumahnya ludes tak tersisa setelah dilalap si jago merah pada Sabtu (29/8/2026) lalu.

Saat musibah terjadi, Buk Bije sedang menghadiri pengajian.

Ia hanya bisa pasrah ketika menyusul pulang, dan menyaksikan tempat tinggalnya rata menjadi arang.

Peristiwa pilu ini memantik keprihatinan berbagai pihak. Salah satunya dari Madura Asli (Madas) Serumpun DPC Sampang.

Madas Serumpun bersama jajaran DPAC se-Kabupaten Sampang menyerahkan bantuan uang tunai untuk meringankan beban korban.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung di kediaman Buk Bije di Desa Lepelle.

Ketua Madas Serumpun DPC Sampang, Umar Faruk, menyampaikan rasa syukur atas kepedulian para anggotanya.

Ia mengungkapkan, langkah tersebut menjadi bukti nyata hadirnya ormas di tengah kesulitan warga.

“Alhamdulillah, berkat kekompakan teman-teman kita bisa membantu dan meringankan beban Buk Bije,” ujarnya, Kamis (3/9).

Pria yang akrab disapa Umar ini, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus menjaga aksi-aksi sosial.

“Kami akan terus berusaha hadir dan menebar manfaat, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan uluran tangan,” tambahnya.

Bantuan yang diserahkan merupakan hasil penggalangan donasi lintas jajaran DPAC. Total dana yang terkumpul mencapai Rp12.650.000.

“Donasi ini murni hasil swadaya dan gotong royong dari sembilan wilayah DPAC,” kata salah satu perwakilan pengurus di lokasi.

Adapun wilayah yang terlibat meliputi DPC Sampang, DPAC Robatal, DPAC Banyuates, DPAC Kedungdung, DPAC Tambelengan, DPAC Sreseh, DPAC Ketapang, DPAC Omben, dan DPAC Jrengik.

Sementara itu, Buk Bije mengaku terharu dan menyampaikan terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan.

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan Madas Serumpun. Bantuan ini sangat berarti bagi saya,” tuturnya penuh haru.

Penulis: Ifan
✅ Editor: Redaksi