Sampang Siap Sokong Garam Nasional dan Jaga Harga Pangan
SAMPANG – Wakil Bupati Sampang KH. Ahmad Mahfud menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung swasembada garam nasional, dan menjaga stabilitas ketahanan pangan
Hal ini disampaikan, usai mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, meninjau pabrik pengolahan PT Garam di Camplong, Minggu (8/3/2026) kemarin.
Ra Mahfud sapaan akrab Wabup mengungkapkan, kebutuhan garam nasional saat ini mencapai 3 juta ton per tahun.
‘”Dari jumlah itu, Sampang memiliki kapasitas produksi pabrik garam lokal yang mampu menyumbang hingga 500 ribu ton pertahun,” ujarnya.
Maka dari itu, Pemerintah Daerah menaruh harapan besar pada petani garam lokal, agar produk mereka dapat diserap sepenuhnya untuk kebutuhan garam produksi.
Langkah ini, sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) yang menargetkan penghentian impor garam pada tahun 2027 mendatang.
“Kita berharap garam lokal produk Indonesia bisa digunakan untuk garam produksi, sehingga kedepannya impor garam tidak perlu dilakukan lagi, sesuai mandat Perpres per 2027,” ujar Ra Mahfud.
Selain membahas persoalan garam, kunjungan Menko Pangan juga difokuskan pada peninjauan beberapa Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Madura.
Peninjauan tersebut, merupakan bagian upaya memperkuat pilar ketahanan pangan nasional ditengah situasi geopolitik global tidak menentu.
“Kita doakan semoga perang yang ada di luar negeri, tidak berpengaruh besar terhadap ketahanan pangan di Indonesia,” tambahnya.
Menjelang momen Idul Fitri, Ra Mahfud memastikan, jajaran OPD khususnya Disperindag terus memantau ketersediaan stok pangan di pasar.
Ia menjamin, stok pangan di Sampang dalam kondisi aman dan terus diupayakan, agar tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan.
Ra Mahfud juga memastikan, stok pangan aman dan berjalan baik, tanpa kenaikan harga mencolok.
“Tujuannya agar masyarakat bisa berlebaran dengan tenang, senang hati dan berbahagia bersama keluarga,” pungkasnya. (hry)



