JAKARTA – BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada layanan Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik) mulai 1 April 2026.

Inovasi ini bertujuan mempermudah peserta dalam mengajukan klaim tanpa harus menunggu lama di kantor cabang.

Melalui pembaruan tersebut, peserta kini dapat mengakses antrean online melalui laman resmi Lapak Asik dan memilih metode layanan sesuai kebutuhan, baik melalui video call maupun datang langsung ke kantor cabang.

Bagi peserta yang memilih layanan langsung, sistem akan menampilkan jadwal kehadiran atau estimasi waktu dilayani. Dengan demikian, peserta tidak perlu datang sejak subuh atau mengantre panjang di kantor cabang.

BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan, sistem antrean berbasis jadwal ini memungkinkan peserta merencanakan kedatangan secara lebih pasti, sekaligus memperluas akses layanan yang lebih terencana dan merata.

Selain untuk pengajuan klaim, Lapak Asik juga dapat dimanfaatkan peserta untuk mengajukan pertanyaan, memperoleh informasi program, hingga menyampaikan pengaduan terkait jaminan sosial ketenagakerjaan.

Peserta bahkan dapat mendaftar antrean kapan saja dan dari mana saja melalui smartphone, lalu datang sesuai jadwal untuk memperoleh layanan secara lebih cepat dan efisien.

Adapun pengajuan klaim melalui Lapak Asik dilakukan dengan mengakses laman resmi, mengisi data seperti Nomor KPJ, NIK, email, dan nomor rekening, mengunggah dokumen persyaratan, hingga menerima barcode antrean serta notifikasi estimasi waktu layanan melalui email dan nomor telepon terdaftar.

Lapak Asik sendiri merupakan platform layanan digital yang memungkinkan peserta mengajukan klaim manfaat seperti Jaminan Hari Tua (JHT) maupun Jaminan Kematian (JKM) tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.

Melalui pembaruan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak peserta memanfaatkan kanal digital untuk layanan mandiri sehingga pelayanan menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah diakses oleh pekerja di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Madura, Indriyatno menyatakan, inovasi antrean online ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta di wilayah Madura.

“Kami mendorong seluruh peserta untuk memanfaatkan fitur antrean online Lapak Asik agar proses layanan menjadi lebih tertib, cepat, dan nyaman, sekaligus mengurangi kepadatan di kantor cabang,” ujarnya. (red)