BANGKALAN • Pemerintah Kabupaten Bangkalan bergerak cepat memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Masuknya investasi asing kini menjadi strategi utama untuk membuka ribuan lapangan kerja baru.

Langkah ini ditandai dengan penandatanganan MoU antara PT Wiraraja Madura bersama dua investor internasional, Odasco LLC dan Suzhou Artisan Decoration Engineering Co., Ltd.

CEO PT Wiraraja Madura sekaligus Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI), Ahmad Ma’ruf Maulana, menegaskan kesiapan kolaborasi ini.

“Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk membangun kawasan industri terpadu di Bangkalan,” ujarnya.

Ma’ruf mengatakan, sinergi ini diharapkan membawa dampak besar bagi perekonomian daerah.

“Kami berharap sinergi ini memberikan dampak nyata bagi ekonomi Bangkalan maupun Madura secara keseluruhan,” tambah Ma’ruf.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim, menyambut hangat masuknya para investor global tersebut.

Ia menilai investasi ini menjadi momentum penting bagi kemajuan daerah.

“Peluang investasi ini sangatlah penting dan dapat membuka kesempatan bagi Madura, khususnya Bangkalan, untuk naik level,” ujarnya.

Menurut Lukman, hadirnya industri baru menjadi kunci utama penanganan masalah sosial dan ekonomi di wilayahnya.

“Seperti penguatan ekonomi, penurunan tingkat pengangguran, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” sebutnya.

Meski mempermudah izin, Pemkab Bangkalan memberi syarat tegas kepada para investor.

“Pengusaha wajib memprioritaskan warga lokal sebagai pekerja,” tegasnya.

Lukman menargetkan, penyerapan tenaga kerja lokal mencapai 70 hingga 80 persen di kawasan industri tersebut.

“Melalui proyek ini, kami optimistis Bangkalan jadi pusat ekonomi baru yang berdaya saing nasional,” pungkasnya.

Penulis: Syafin
✅ Editor: Redaksi