Gempas Minta Kejari Usut Dalang Korupsi Disdik Sampang
SAMPANG • Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Sampang (Gempas) mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, pada Rabu (7/10/2026) siang.
Kedatangan aktivis tersebut, untuk mempertanyakan penanganan kasus dugaan korupsi DAK-DAU Dinas Pendidikan (Disdik).
Koordinator Gempas Raden Saher Sarito, menyatakan dukungannya terhadap langkah hukum yang telah berjalan.
Namun, ia mendesak Korps Adhyaksa untuk tidak berhenti pada tiga tersangka yang sudah ditetapkan.
“Kami mempertanyakan, sejauh mana penanganan kasus dugaan korupsi DAK-DAU yang tengah ditangani Kejari,” ujar Saher.
Ia menduga, ada pihak lain yang memegang kendali sebagai aktor intelektual dibalik kasus proyek pembangunan SMP tersebut.
Menurutnya, tindakan rasuah ini diduga dilakukan atas instruksi dari atasan kepada bawahannya.
“Dalam hal ini, Kejari sudah menetapkan tiga orang tersangka. Namun, kami meminta agar juga menetapkan tersangka-tersangka lain dalam kasus tersebut,” tegasnya.
Saher juga menegaskan, pihaknya akan memberikan batas waktu kepada aparat penegak hukum untuk membuka siapa dalang utama dibalik perkara ini.
“Jika dalam dua bulan tidak ada perkembangan berarti, Gempas siap kembali turun ke jalan,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kasi Pidsus Kejari Sampang, I Gede Indra Hari Prabowo, memberikan apresiasi atas kehadiran para aktivis Gempas.
Ia menjelaskan, proses penyidikan masih terus berjalan secara maraton.
Di hadapan para aktivis, pihak Kejari juga membeberkan sejumlah kendala teknis di lapangan.
Salah satunya adalah inkonsistensi keterangan dari para saksi yang diperiksa penyidik.
“Yang awalnya menyampaikan merah, kemudian ketika dipanggil lagi untuk diperiksa menyampaikan biru,” ungkap Saher menirukan penjelasan Kasi Pidsus.
“Nah, pihak Kejari menyampaikan ke kami, hal itulah yang menghambat perkembangan kasus tersebut,” imbuhnya.
Meski demikian, Saher menyebut Kejari telah berkomitmen untuk menuntaskan perkara ini hingga tuntas ke akar-akarnya.
“Kami optimis, kasus korupsi sektor pendidikan ini bisa segera terselesaikan dengan terang benderang,” pungkasnya.
✅ Penulis: Harry
✅ Editor: Redaksi


