Cegah Banjir, Walikota Surabaya Segara Tertibkan Rumah Liar Di Sungai Kali Anak

- Jurnalis

Minggu, 4 Juni 2017 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, (04/06/2017) – Keresahan warga Kalianak Timur yang akan digusur lantaran mendirikan bangunan liar di sungai Kalianak dijawab oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Dirinya menegaskan, warga di sungai Kalianak memang harus segera ditertibkan.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab sungai tersebut akan dinormalisasi agar tidak menyebabkan banjir berkepanjangan setiap kali air laut pasang dan hujan deras. Menurut Risma, pemkot sudah melakukan survei di lapangan dan dialog dengan warga.

Baca Juga :  17 Januari 2018, KPU Akan Umumkan Hasil Tes Kesehatan Tiga Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wabup Sampang

 

“Kami sudah ke sana dan sudah mengumpulkan warga di balai kelurahan. Mereka mau kok untuk ditertibkan. Karena sungai itu harus dikeruk dan dilebarkan,” ungkapnya.

 

Risma menambahkan, itu semua karena sungai yang sejatinya memiliki lebar 30 meter kini hanya tinggal 4 meter saja, lantaran dibangun rumah liar oleh warga. Berdasarkan pendataan pemkot ada sekitar 100 KK di sana yang akan terdampak penggusuran.

Baca Juga :  Pengasuh Pon-Pes Raudlatul Qur'an Pamekasan Datangkan Alumni Kairo Al-Azhar

 

“Tapi mereka akan kami berikan rusun. Nanti direlokasi,Toh kalau mereka bertahan tinggal di sana tidak baik untuk kesehatan, lantaran kualitas sanitasi yang buruk” tuturnya. (red)

Berita Terkait

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa
DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting
Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar
Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut
13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’
Pemkab Sampang Wujudkan Lingkungan Sehat Tanpa Rokok
Kupas Tuntas Tiga Biang Keladi Residivisme

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 09:09 WIB

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Jumat, 28 November 2025 - 17:13 WIB

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 November 2025 - 13:12 WIB

Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting

Kamis, 27 November 2025 - 22:07 WIB

Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’

Berita Terbaru

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi, sampaikan sambutan saat sosialisasi akuntabilitas pengelolaan dana desa, (sumber foto: Diskominfo Sampang).

Daerah

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Sabtu, 29 Nov 2025 - 09:09 WIB

Caption: Bupati Sampang sampaikan sambutan saat rapat paripurna DPRD Sampang, tentang persetujuan APBD tahun 2026, (dok. Harry, Rega Media).

Daerah

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 Nov 2025 - 17:13 WIB