Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan LPG
PAMEKASAN • Kelangkaan LPG 3 kilogram di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, akhirnya mendapat respons dari Pertamina.
Masyarakat mengeluhkan sulitnya mendapat pasokan, serta harga yang melonjak di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Sales Branch Manager Pertamina Rayon VIII Surabaya, Gilang Hisyam Hasyemi, membenarkan adanya kendala tersebut.
Menurutnya, kondisi ini dipicu oleh perpaduan faktor global dan perilaku pasar lokal.
“Ketegangan di wilayah Timur Tengah turut memberikan tekanan pada sektor energi nasional,” ujarnya.
Oleh sebab itu, hal tersebut berdampak pada dinamika pasokan yang mulai dirasakan di daerah.
“Ini sudah melalui kajian kami,” ungkap Gilang kepada awak media usai rapat koordinasi di Aula Peringgitan Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Kamis (16/4/2026).
Selain faktor dunia, fenomena panic buying di Jawa Timur memperparah situasi.
Masyarakat yang khawatir akan kehabisan stok cenderung membeli lebih banyak dari biasanya.
“Warga yang biasanya beli satu tabung, karena panik jadi beli lebih. Inilah yang memicu lonjakan permintaan mendadak,” ucapnya.
Gilang menambahkan, meningkatnya konsumsi LPG juga dipengaruhi oleh tradisi lokal.
“Perayaan Lebaran Ketupat dan banyaknya acara hajatan, membuat kebutuhan gas melon meningkat tajam,” bebernya.
Ia menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian ESDM untuk menyesuaikan alokasi distribusi selama April 2026.
“Kami telah melakukan penambahan alokasi ekstra pada hari Minggu lalu,” tambah Gilang.
Rencananya, penambahan stok akan dilakukan sebanyak tiga tahap untuk menstabilkan pasar.
“Penambahan alokasi akan terus dilakukan agar kondisi segera kembali normal,” tegas Gilang.
Kendati demikian, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak melakukan penimbunan.
Menurutnya, pembelian sesuai kebutuhan sangat penting, agar distribusi gas bisa merata ke seluruh lapisan warga.
“Kami optimistis kondisi LPG di Pamekasan akan segera kondusif dalam waktu dekat,” pungkasnya.
Sebagai informasi, pasokan LPG di Pamekasan disokong oleh empat SPBE yang mengambil stok dari terminal Gresik, Surabaya dan Banyuwangi. [mms]


