Terkait Full Day School, PBNU Koordinasi dengan Pihak Istana

- Jurnalis

Jumat, 16 Juni 2017 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,(regamedianews.com)- rencana penerapan Full day school yang direncanakan oleh Kementerian Pedididikan dan kebudayaan banyak mendapat penolakan dari berbagai Pihak, diantaranya Organisasi Besar islam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

Bahkan, terkait hal itu Pengurus Besar Nahdlatul Ulama melalui Sekjennya Helmy Faishal Zaini menjelaskan bahwa pihaknya telah nerkordinasi dengan pihak kepresidenan, karena menurutnya sistem pengajaran agama sejauh ini sudah berlangsung dengan baik

Baca Juga :  Sandiaga Uno Menawarkan Yenny Wahid Masuk Tim Pemenangan

“Sejak kemarin saya sudah berkomunikasi dengan Istana, terkait FDS. Kita sampaikan hal-hal yang menjadi keberatan kita, mengingat sistem pengajaran pendidikan keagamaan (Madin) yang selama ini telah berlangsung,” jelasnya, Rabu (14/6).

Menurutnya, terkait usulan dari PBNU tersebut presiden Joko Widodo telah meminta Mendikbud Muhadjir Effendy mengevaluasi rencana itu, menurutnya info tersebut didapat dari internal istana

Baca Juga :  KPK Tetapkan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara Sebagai Tersangka

“Alhamdulillah, baru saja mendapat kepastian informasi dari Menseskab Pramono Anung, yang sudah berkomunikasi dengan Presiden Jokowi. Presiden RI Jokowi telah meminta Mendikbud untuk membatalkan FDS,” jelasnya.

Namun Helmy menghimbau agar masyarakat tetap menunggu pengumuman secara resmi dari Kemendikbud terkait pembatalan

“Terima kasih atas ikhtiar dan doa semuanya. Demikian, semoga bermanfaat,” pungkasnya (rudi)

Berita Terkait

Kasus Korupsi BSPS Sumenep, Kejati Jatim Tetapkan Tersangka Baru
Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari
Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang
Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks
Kajari Sampang Dikabarkan Diamankan Satgas 53 Kejagung, Ada Apa?
Kiai Cholil Nafis Nahkodai DSN-MUI, Targetkan Ekonomi Berkah & Adaptif
Kunjungi Pamekasan, Mahfud MD Tegaskan Pentingnya Penegakan Hukum Berbasis HAM
Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:55 WIB

Kasus Korupsi BSPS Sumenep, Kejati Jatim Tetapkan Tersangka Baru

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:40 WIB

Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:09 WIB

Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:59 WIB

Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:48 WIB

Kajari Sampang Dikabarkan Diamankan Satgas 53 Kejagung, Ada Apa?

Berita Terbaru