Disdik Kab. Sampang Gagal Lakukan Pembinaan Pada Guru, Membuat Dunia Pendidikan Kembali Tercoreng

- Jurnalis

Selasa, 7 November 2017 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) Adanya ulah salah satu oknum Guru inisial (MH) yang mengajar di SDN Gulbung 3 Kecamatan Pangarengan, Sampang, Madura, yang diduga telah mencabuli gadis dibawah umur yang berinisial (F) 15 tahun membuat dunia pendidikan di Kabupaten Sampang kembali tercoreng.

Dengan peristiwa tersebut tidak lepas dari gagalnya Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang dalam melakukan pembinaan pada guru merasa malu dan kecewa kepada masyarakat.

Baca Juga :  Tim Evaluasi dan Monitoring ADD dan DD Kabupaten Sampang Masih temukan Pekerjaan nol Persen

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang M. Jupri Riyadi mengatakan, dirinya kemarin menemui pelaku menanyakan terkait peristiwa itu ia menjawab dengan “musibah” setelah mendengar jawaban dari oknum tersebut ia sangat kecewa, marah karena gara-gara ulahnya dunia pendidikan di Kabupaten Sampang tercoreng.

“Mengantisipasi hal itu terulang lagi, kedepan kami lebih banyak bertemu dengan guru untuk dilakukan pembinaan berkala setahun dua kali rutin dilakukan kepada guru baik PNS dan non PNS,” tandasnya, Selasa (07/11/2017).

Baca Juga :  Perusahaan HTI Gorut Nunggak Iuran BPJS Ketenagakerjaan, Karyawan Tidak Bisa Klaim BPJS

Jupri menambahkan, untuk kegiatan pembinaan secara rutin dilakukan oleh pengawas, UPTD, Disdik sendiri dan juga pembinaan secara profesional sering dilakukan, tetapi sebelumnya belum bisa ke hal itu.

“Dengan kejadian itu kami meminta maaf kepada masyarakat karena ulah oknum tersebut, kami merasa malu dan belum bisa memberikan yang terbaik,” ungkapnya. (adi/har)

Berita Terkait

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 18:48 WIB

Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Berita Terbaru

Caption: penyerahan tongkat dan tasbih isyarah pendirian NU diserahkan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, (dok. foto istimewa).

Nasional

Tapak Tilas 1 Abad NU: Dari Bangkalan ke Jombang

Senin, 5 Jan 2026 - 08:18 WIB

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB