Hujan Di Wilayah Sampang Utara Jadi Penentu Banjir, Ini Imbauan BPBD

- Jurnalis

Rabu, 6 Desember 2017 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, (regamedianews.com) – Curah hujan yang terjadi di wilayah utara seperti di Kecamatan Kedungdung dan Robatal menjadi penentu terjadinya banjir di wilayah Kota Sampang yang terhadi beberapa hari yang lalu. Hal ini di katakan oleh Kepala BPBD Sampang Anang Djonaidi.

Menurutnya, jika di wilayah 2 Kecamatan tersebut intensitas hujannya lebat, maka akan memungkinkan di daerah Kota Sampang akan terjadi banjir. Sementara pihakya tidak bisa memprediksi adanya banjir, karena terjadinya banjir tergantung dari lebatnya hujan di wilayah utara Sampang.

“Rawan banjir di Sampang terjadi tergantung curah hujan di Kedungdung dan di Robatal, kalau disana intensitasnya di wilayah utara itu lebat, di tambah dari Kecamatan Karangpenang juga hujan lebat, walaupun di daerah Kota tidak hujan, pasti banjir, jadi untuk memprediksi banjir tergantung dari curah hujan,” terangnya, Rabu (06/12/2017)

Baca Juga :  Tak Pakai Helm, Dominasi Pelanggar Lalin di Sampang

Lebih lanjut Anang mengatakan, saat ini pihaknya juga mengingatkan utamanya masyarakat Sampang untuk mewaspadai adanya longsor, karena Desember akhir ini diprediksi hujan lebat dan puting beliung hingga rawan longsor.

“Dihimbau kepada masyarakat khususnya warga Sampang yang pemukimannnya ada didataran tinggi agar kebih waspada terhadap terjadinya bencana longsor maupun puting beliung, karena Bulan Desember ini diprediksi akan sering hujan lebat,” imbaunya. (zis/har)

Berita Terkait

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025
Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang
Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’
Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa
DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting
Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar
Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 12:02 WIB

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Sabtu, 29 November 2025 - 22:02 WIB

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 November 2025 - 15:23 WIB

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 November 2025 - 09:09 WIB

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Jumat, 28 November 2025 - 17:13 WIB

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Berita Terbaru

Caption: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menerima piagam penghargan kabupaten terbaik dalam penerapan keterbukaan informasi publik, (dok. Kursi, Rega Media).

Daerah

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 12:02 WIB

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi, sampaikan sambutan saat sosialisasi akuntabilitas pengelolaan dana desa, (sumber foto: Diskominfo Sampang).

Daerah

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Sabtu, 29 Nov 2025 - 09:09 WIB

Caption: Bupati Sampang sampaikan sambutan saat rapat paripurna DPRD Sampang, tentang persetujuan APBD tahun 2026, (dok. Harry, Rega Media).

Daerah

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 Nov 2025 - 17:13 WIB