Akibat Dibakar Api Cemburu, Warga Asal Sampang Ini Jadi Korban Pembacokan

- Jurnalis

Minggu, 10 Desember 2017 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang – (regamedianews.com), Gara-gara dibakar api cemburu warga di Dusun Seloros Desa Birem Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang, Madura, terlibat pembacokan hingga memakan dua korban dan berujung pelaku pembacokan meninggal dunia, diketahui korban bernama Suhedi (40 th).

Berdasarkan informasi yang dihimpun regamedianews.com, Minggu (10/12/2017) sekira pukul 15.00 Wib, Suhedi pergi ke rumah iparnya berinisial (A) dengan memaki lantaran diduga telah mengambil istrinya, sewaktu itu keduanya saling cekcok berujung pembacokan dilakukan oleh Suhedi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Warga yang melihat kejadian itu melerai Suhedi, namun dirinya tidak perduli dan malah membacoknya, kejadiannya tidak begitu lama mas, mirisnya kog yang melerai yang dibacok,” ujar achmad warga sekitar yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian, saat dimintai keterangan regamedinews.com.

Baca Juga :  Saling Mengapresiasi, Gubernur Jatim Harapkan Imunisasi MR di Sampang Selesai Sesuai Harapan

Diketahui ada dua warga menjadi korban pembacokan Suhedi yakni H. Subeh (55 th) mengalami luka robek di kepala bagian belakang kurang lebih 4 cm, luka robek pada telapak kaki sekira 7 cm dan luka robek pada tangan kiri (jari tangan hampir putus). Sementara korban berikutnya ialah H. Sodik (35 th) dengan luka robek pada bagian pinggang kurang lebih 7 cm dan luka robek pada pergelangan tangan nyaris putus.

Baca Juga :  Masyarakat di Sampang Rela Sumbangkan Dana Untuk Sandiaga Uno

Kedua korban pembacokan dilarikan ke RSUD Sampang dan dilarikan ke RSUD DR Soetomo Surabaya. Merasa tidak terima dengan perlakuan Suhedi, warga sekitar melakukan aksi main hakim sendiri dan membacok Suhedi hingga tewas dilokasi kejadian.

Hingga berita ini dilansir masih belum ada keterangan jelas dari pihak kepolisian setempat terkait kejadian tersebut. (adi/har)

Berita Terkait

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang
Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’
Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa
DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting
Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar
Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut
13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 22:02 WIB

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 November 2025 - 15:23 WIB

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 November 2025 - 09:09 WIB

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Jumat, 28 November 2025 - 17:13 WIB

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 November 2025 - 13:12 WIB

Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting

Berita Terbaru

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi, sampaikan sambutan saat sosialisasi akuntabilitas pengelolaan dana desa, (sumber foto: Diskominfo Sampang).

Daerah

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Sabtu, 29 Nov 2025 - 09:09 WIB

Caption: Bupati Sampang sampaikan sambutan saat rapat paripurna DPRD Sampang, tentang persetujuan APBD tahun 2026, (dok. Harry, Rega Media).

Daerah

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 Nov 2025 - 17:13 WIB