Pencairan DD Tahap Pertama Di Pamekasan Terancam Molor, Ini Penjelasan BKD

- Jurnalis

Selasa, 13 Maret 2018 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, (regamedianews.com) – Pencairan Dana Desa (DD) tahap pertama pada tahun 2018 di Kabupaten Pamekasan terancam molor. Pasalnya keterlambatan pencairan DD karena masih menunggu transfer dari pusat.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan, Taufikurrahman menjelaskan, Pihaknya sudah menyetorkan semua persyaratan pencairan pada Januari 2018. Berdasarkan aturan baru dari pemerintah pusat, penyaluran Dana Desa untuk tahap pertama tahun 2018 paling cepat Januari dan paling lambat pada minggu ketiga bulan Juni.

Baca Juga :  Terlantar di Kota Medan dan Tidur di Kuburan, Warga Pamekasan Ini Akhirnya Kumpul Keluarga

“Sudah kita setorkan semua persyaratan, cuma dari pusat belum turun dan itu sudah aturan baru dari pusat,” ujarnya, Selasa (13/03/2018).

Taufik memprediksi, penyaluran DD bisa terjadi akhir Maret atau sampai pertengahan April. Kondisi itu, juga terjadi di tahun 2017, yang turun pada bulan Maret. Untuk tahun ini, pencairan DD tahap pertama sebanyak 20 persen. Sedangkan sisanya akan disalurkan pada tahap berikutnya dengan syarat menyetorkan laporan penggunaan DD pada tahap sebelumnya.

Baca Juga :  Klinik Utama Qona'ah Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

“Jadi, kalau untuk tahun ini kemungkinan molor hingga April. Baru setelah itu bisa cair lagi dengan syarat mengajukan laporan,” imbuhnya. (man)

Berita Terkait

Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial
Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi
Pemkab Pamekasan Gandeng Pengusaha Ringankan Beban UHC
Pimpin Disdik Sampang, Nor Alam Emban Misi Pembenahan
Pagu DD 2026 Turun, Pemdes Pamekasan Diminta Fokus Skala Prioritas
Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan
Disfungsi SDN Batuporo Timur 1, DPRD Sampang Siapkan Pansus dan Audit Investigatif
BPJS Ketenagakerjaan Sasar Tenaga Pendidik Madrasah di Sampang

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:30 WIB

Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:22 WIB

Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:37 WIB

Pemkab Pamekasan Gandeng Pengusaha Ringankan Beban UHC

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:49 WIB

Pimpin Disdik Sampang, Nor Alam Emban Misi Pembenahan

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:12 WIB

Pagu DD 2026 Turun, Pemdes Pamekasan Diminta Fokus Skala Prioritas

Berita Terbaru

Caption: Ketua MUI Sampang KH.Itqan Bushiri menyampaikan sambutannya dalam agenda ta'aruf dan konsolidasi pengurus, (dok. foto istimewa).

Daerah

Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial

Minggu, 25 Jan 2026 - 18:30 WIB

Caption: Fitrih Anisah mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Sampang, (dok. foto istimewa).

Opini

Membaca Kasus Kajari Sampang Tanpa Romantisme Kekuasaan

Sabtu, 24 Jan 2026 - 23:18 WIB

Caption: ilustrasi pemeriksaan medis resmi dari tim inafis dan tim dokter forensik terhadap kerangka manusia, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang

Sabtu, 24 Jan 2026 - 12:12 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardianto bersama Ketua Bhayangkari berjabat tangan dengan sejumlah perwira yang dimutasi usai gelar sertijab, (sumber foto: Media Center Sumenep).

Daerah

Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi

Jumat, 23 Jan 2026 - 22:22 WIB

Caption: Konsulat Jenderal Australia Mr.Glen Askew berikan cinderamata kepada Bupati Sampang H.Slamet Junaidi, (dok. foto istimewa).

Nasional

Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari

Jumat, 23 Jan 2026 - 20:40 WIB