Dirjen Bea dan Cukai Jawa Timur I ; Tiap Tahun, Peredaran Rokok Ilegal Di Madura Meningkat

- Jurnalis

Selasa, 20 Maret 2018 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, (regamedianews.com) – Peredaran rokok ilegal di Madura semakin meluas, salah satunya di Kabupaten Sumenep. Seperti diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Dirjen Bea dan Cukai Jawa Timur I, Muhammad Purwakarta pihaknya khawatir dengan perkembangan rokol ilegal di Madura, setiap tahunnya mengalami peningkatan.

“Kami khawatir dengan perkembangan rokok ilegal di Madura yang setiap tahun mengalami peningkatan. Bahkan dibanding daerah lain, peredaran rokok ilegal di Madura paling tinggi,” ungkapnya, Selasa (20/03/2018).

Baca Juga :  Haji Resmi Dibatalkan, Kemenag Sampang Segera Kirim Surat Ke CJH

Karenanya, lanjut Purwakarta, beberapa waktu lalu pihaknya menyelenggarakan sosialisasi masalah cukai, khususnya terkait pemberantasan rokok ilegal, di kabupaten paling timur Pulau Madura ini.

“Di samping itu, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk Kabupaten Sumenep tahun ini, salah satunya diprioritaskan kepada sosialisasi terkait cukai dan pemberantasan rokok ilegal. Pada tahun ini DBHCHT untuk Sumenep mencapai Rp 33 miliar,” terangnya.

Baca Juga :  Sambil Bagi Sembako, Bupati Bangkalan Imbau Warganya Tidak Mudik

Menurutnya, angka 33 miliar ini untuk Sumenep angka itu yang sangat memadai, salah satunya, untuk pemberantasan rokok ilegal.

“Kami berharap ke depan peredaran rokok ilegal di Madura, secara umum, bisa berkurang dan kegiatan produksi rokok ilegal tidak ada lagi. Kami juga berharap masyarakat ikut berpartisipasi,” ucapnya. (sap)

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB