Hari Penuh Riang Bagi Peserta Didik SMPN 3 Ngamprah

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juli 2019 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat berlangsungnya masa pengenalan lingkungan sekolah.

Suasana saat berlangsungnya masa pengenalan lingkungan sekolah.

Kab. Bandung, (regamedianews.com) – Hari yang sangat menggembirakan bagi siswa-siswi SMPN 3 Ngamprah Kabupaten Bandung Barat. Pasalnya calon peserta didik tahun ajaran 2019 ini resmi mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPSL), Sabtu (13/7/19).

Antusias calon peserta didik maupun orang tua sangat tinggi, “Saya merasa senang sekaligus lega, melihat anak saya bisa masuk di sekolah ini”, ungkap Sri Dewi Handini, salah satu orang tua murid yang ikut mengantar anaknya.

Dirinya rela mengantar anaknya dari pagi sampai acara usai, hanya untuk melihat anaknya bisa senyum kegirangan, saat bisa lolos kesekolah yang diinginkannya.

Baca Juga :  Polres Sampang Buka Pelayanan Pembayaran SKCK Cepat dan Aman

“Semoga SMPN 3 Ngamprah bisa mencetak anaknya menjadi pribadi yang baik, hingga bisa mengahantarkan menjadi anak yang berguna bagi Nusa dan Bangsa”, tuturnya.

Hal senada di ungkapkan Samsul Buchori, Ketua PPDB SMPN 3 Ngamprah, pihaknya baru bisa bernapas lega setelah banyak melalui lika liku tahun ini.

“Saya beserta tim yang lain, hari ini bisa ikut merasakan kebahagian mereka, setelah sekian lama berjibaku menentukan siswa yang layak masuk disekolah kami”, ujarnya.

Menurur Samsul, kepercayaan harus tetap dikedepankan agar masyarakat mengerti dan paham, bahwa menentukan calon peserta didik harus melalui tahap demi tahap.

Baca Juga :  Santuni Anak Yatim, Bupati Sampang: Semoga Dapat Dicontoh OPD

“Kami harus benar-benar selektif dalam menentukan calon yang mendaftar, kuota kami terbatas tidak mungkin terakomodir seluruhnya”, jelasnya.

Harapannya, lanjut Samsul, semoga ini hasil terbaik yang bisa diberikan untuk dunia pendidikan khusunya di Kecamatan Ngamprah.

“Kalaupun ada orang tua yang anaknya tidak diterima, tidak perlu berkecil hati, karena sekolah swasta pun sama baiknya dengan sekolah negeri yang ada di Kabupaten Bandung Barat”, pungkasnya. (agil)

Berita Terkait

MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat
Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang
Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025
Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif
Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal
“Gulung Tikar” SDN Batuporo Timur 1 Sampang Tinggal Menunggu Waktu
Musrenbang RKPD 2027, Bupati Sampang: UHC Tetap Prioritas
Luthfiadi Nahkodai JMP: Tekankan Pers Bermartabat

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:42 WIB

Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:36 WIB

Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:02 WIB

Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:07 WIB

Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal

Berita Terbaru

Caption: Petugas Perum Bulog Cabang Madura dan Dinas Perdagangan Sumenep, sosialisasi dan pengawasan langsung ke pasar, (dok. Kurdi Rega Media).

Ekonomi

Bulog Madura Siap Gelontorkan Minyakita di Pasar Rakyat

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:07 WIB

Caption: Satreskrim Polres Sampang menyerahkan kerangka manusia yang sudah teridentifikasi ke pihak keluarga di RSUD dr.Mohammad Zyn, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Teridentifikasi, Teka-Teki Kerangka Manusia di Sampang Terungkap

Rabu, 28 Jan 2026 - 11:15 WIB