1.384 CJH Asal Pamekasan Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci
PAMEKASAN • Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Masjid Asy-Syuhada, saat 1.384 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Pamekasan resmi dilepas, Selasa (5/5/2026).
Prosesi pelepasan ini, menandai dimulainya perjalanan spiritual besar bagi ribuan warga Bumi Gerbang Salam menuju Baitullah.
Bupati Pamekasan Kholilurrahman, memberikan pesan khusus kepada para tamu Allah.
Ia mengingatkan, haji adalah perjalanan yang melampaui aspek fisik semata.
“Ibadah haji momen sakral. Ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan ibadah yang butuh kesiapan lahir dan batin,” tegasnya.
Kholilurrahman meminta seluruh jemaah untuk benar-benar meluruskan niat, mulai dari keberangkatan hingga nanti kembali ke tanah air.
Ia menekankan, agar kedisiplinan jemaah terhadap arahan petugas menjadi hal yang mutlak saat berada di tanah suci.
“Kami berharap jemaah menjaga niat dan kesehatan. Ikuti arahan pembimbing agar seluruh rangkaian ibadah berjalan sempurna,” pesannya.
Selain fisik, orang nomor satu di Pemkab Pamekasan ini juga berpesan agar solidaritas antar jemaah diperkuat.
“Sikap saling bantu dinilai akan mempermudah ibadah selama di Tanah Suci,” pungkas Kholilurrahman.
Sementara, Kepala Kementerian Haji dan Umroh (Kemehaj) Kabupaten Pamekasan, Abdul Halim menjelaskan, ribuan jemaah ini terbagi ke dalam empat kelompok terbang.
“Jemaah masuk dalam Kloter 73, 74, 75, dan 76. Tiap kloter dibekali petugas lengkap, mulai dari tenaga medis hingga pembimbing profesional,” jelasnya.
Pihaknya berkomitmen memastikan jemaah bisa beribadah secara khusyuk, dan memahami setiap tahapan rukun haji dengan benar.
“Tahun ini, komposisi jemaah Pamekasan cukup beragam dengan rentang usia antara 14 hingga 74 tahun,” ungkapnya.
Abdul Halim menyebutkan, terdapat 10 jemaah haji disabilitas yang juga turut berangkat.
“Kehadiran mereka menjadi prioritas utama pendampingan bagi para petugas di lapangan,” pungkasnya. [krd]


