Legislatif Akan Panggil Pihak BRI Terkait BPNT di Bangkalan

- Jurnalis

Jumat, 19 Juli 2019 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi D DPRD Bangkalan

Komisi D DPRD Bangkalan

Bangkalan, (regamedianews.com) – Komisi D DPRD Bangkalan akan memanggil pihak BRI untuk dimintai keterangan terkait proses penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang memasuki di ambang akhir.

“Terkait program BPNT ini kami Komisi D inisiatif langsung memanggil pihak BRI terkait BPNT, jumat, (19/07)”, kata anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurahman Tohir, Kamis (18/07) kemarin.

Menurutnya, jangan sampai program BPNT ini gagal hanya persoalan kelemahan tekhnis baik itu dari pihak BRI. Selain itu, pihaknya memanggil guna menanyakan bagaimana pendistribusian kartu E-Combo itu, sudah sejauh mana pendistribusiannya, sudah mencapai berapa persen?.

Baca Juga :  Kades Tombulang Pantai Hety Blongkod Serahkan BLT Ke 67 KK

Baca juga Polemik BPNT Belum Tuntas, Legislatif Bangkalan Kunjungi Kemensos

“Karna ini sudah jelang akhir waktu jangan sampai nanti mengatasnamakan rakyat berbondong mendatangi Pihak BRI, karena apabila program BPNT ini gagal, maka akan gagal semuanya dan tertarik ke pusat kembali dan ini kita yang dirugikan. Meskipun menggunakan data lama, namun sambil lalu dilakukan verval data”, ujarnya.

Jadi sepulang dari Kemensos ini kami Komisi D langsung tancap gas akan memanggil pihak BRI, untuk meminta klarifikasi terkait pendistribusian kartu e-Combo dalam program BPNT ini.

Baca Juga :  Komunitas JJS: Warga Terdampak PSBB Banyak Menunggu Uluran Tangan

Baca juga Program BPNT Gunakan Data Lama, Bangkalan Dianggap Belum Siap Salurkan Bantuan Pemerintah

“Memanggil pihak BRI sejauhmana pendistribusiannya, karna ini diambang akhir, mudah-mudahan sudah 100 persen tapi kalau sampai dibawah 50 persan, saya akan mengajak seluruh rakyat Bangkalan yang menerima KPM untuk bersama-sama mendatangi BRI bareng-bareng”, pungkasnya. (sfn/tfk)

Berita Terkait

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama
Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:43 WIB

Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB