Ops Semeru 2019, Polres Lumajang Tekan Angka Laka Lantas

- Jurnalis

Kamis, 29 Agustus 2019 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lumajang (AKBP. M. Arsal Sahban) saat mengecek kesiapan personel dan kendaraan sebelum dilaksanakannya operasi semeru 2019.

Kapolres Lumajang (AKBP. M. Arsal Sahban) saat mengecek kesiapan personel dan kendaraan sebelum dilaksanakannya operasi semeru 2019.

Lumajang, (regamedianews.com) – Polres Lumajang melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Semeru 2019, yang akan dilaksanakan pada 29 agustus hingga 11 september 2019 atau selama 14 hari pelaksanaannya. Kegiatan tersebut dilakukan serentak se-Indonesia dibawah kendali operasi dari Korps Lantas Polri.

Operasi Patuh ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pengendara dalam mematuhi aturan berlalu lintas yang baik dan benar, sehingga dapat untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas khususnya kecelakaan yang dapat menyebabkan kematian dijalan raya.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengungkapkan, operasi patuh semeru 2019 dilaksanakan selama 14 hari. Ini adalah cara mengingatkan masyarakat untuk selalu patuh dalam berkendara.

“Ingatlah keluarga dirumah, jangan karena mau cepat sampai dirumah malah akhirnya terlibat kecelakaan lalu lintas karena melawan arus, atau menggunakan HP saat berkendara atau sebab-sebab lain yang diawali pelanggaran lantas. Keluarga dirumah menunggu anda dalam keadaan selamat”, ujar Arsal, Kamis (29/8).

Baca Juga :  Dua Pejabat di Sampang Resmi Ajukan Pensiun Dini

Disebutkan oleh WHO, lanjut Arsal, bahwa angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas sangat tinggi bahkan lebih tinggi dari pada korban perang, sehingga jalan dapat dikatakan sebagai mesin-mesin pembunuh apabila masyarakat tidak taat aturan berlalu lintas.

“Ditambah lagi korban-korban kecelakaan lalu lintas umumnya adalah usia produktif yang merupakan tulang punggung keluarga. Sehingga kecelakaan fatalistik yang terjadi secara linear juga menyebabkan terjadinya pemiskinan dalam keluarga tersebut”, ungkap Arsal.

Sementara Kasat Lantas Polres Lumajang AKP I Gede Putu Atma Giri mengatakan, tujuan Operasi Patuh Semeru 2019 supaya masyarakat bisa lebih tertib dalam berkendara, harapannya agar kita dapat menekan angka kematian akibat kecelakaan. Ada 8 pelanggaran yang menjadi Prioritas untuk kami tindak dalam operasi ini.

Baca Juga :  Diduga Bunuh Diri, Sepasang Kekasih di Pamekasan Tewas di Hotel

“Ada 8 Pelanggaran yang menjadi sasaran utama Operasi Patuh Semeru 2019, yakni pengemudi kendaraan roda dua yang tidak menggunakan helm SNI. Pengemudi kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat yang masih di bawah umur. Pelanggaran over speed atau kecepatan yang melebihi ambang batas”, ucapnya.

Selain itu sasarannya juga bagi pengemudi yang tidak menggunakan sabuk keselamatan khusus pengendara roda empat. Bagi pengendara mobil wajib menggunakannya, baik pengemudi maupun penumpang, melawan arus.

“Melawan arus ini tidak hanya mengancam pengendara itu sendiri, tapi juga pengendara lain. Pengemudi dibawah pengaruh minuman keras maupun narkoba. Penggunaan HP saat berkendara. Penggunaan lampu strobo”, pungkasnya. (har)

Berita Terkait

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama
Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:43 WIB

Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB