Sampang Satu-Satunya Kabupaten Di Jatim Yang Masih Zona Hijau Setelah Sumenep Terpuruk Ke Zona Merah

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2020 - 03:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta sebaran Covid-19 di Jawa Timur

Peta sebaran Covid-19 di Jawa Timur

Sampang, (regamedianews.com) – Kabupaten Sampang kini menjadi satu-satunya Kabupaten yang masih bertahan perkasa di zona hijau di Jawa Timur, setelah Kabupaten Sumenep tak mampu melawan pandemi Covid-19.

Bergesernya Sumenep ke zona merah setelah empat orang warganya dinyatakan positif Corona dan harus menjalani isolasi serta perawatan di rumah sakit Moh Anwar Sumenep.

Keempat warga tersebut merupakan Cluster asrama haji Sukolilo yang pada Maret lalu mengikuti pelatihan pendamping haji di Surabaya.

Sekretaris Gugus tugas Covid-19 Jawa Timur Heru Tjahyono memaparkan, pada Jumat (24/4/20), ada tambahan 28 kasus positif termasuk Kabupaten penghujung timur pulau Madura yakni Sumenep telah berubah dari zona hijau menuju zona merah.

“Ada tambahan 28 (kasus), waktu itu Sumenep hijau, sekarang jadi merah. Total kasus positif di Jatim 690, yang masih dirawat 482 orang,” ujarnya.

Dari 28 kasus baru Covid-19 itu dua di antaranya dari Lumajang, tiga dari Kabupaten Mojokerto, tiga dari Kabupaten Malang, dua dari Bangkalan, tiga dari Kabupaten Blitar, dua dari Sidoarjo, lalu dua dari Pamekasan.

Baca Juga :  Ibu-Ibu Asrama Kodim Sampang Santuni Anak Yatim

Kemudian satu dari Kabupaten Madiun, Ponorogo, Situbondo, Bondowoso, Kota Malang, Jember dan Kota Surabaya.

Dengan demikian Kabupaten Sampang adalah satu-satunya Kabupaten di Jawa Timur yang masih berada dizona hijau dengan tidak adanya warga Sampang yang berstatus positif Corona. (fan/adi/har)

Berita Terkait

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa
DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting
Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar
Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut
13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’
Pemkab Sampang Wujudkan Lingkungan Sehat Tanpa Rokok
Kupas Tuntas Tiga Biang Keladi Residivisme

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 09:09 WIB

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Jumat, 28 November 2025 - 17:13 WIB

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 November 2025 - 13:12 WIB

Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting

Kamis, 27 November 2025 - 22:07 WIB

Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’

Berita Terbaru

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi, sampaikan sambutan saat sosialisasi akuntabilitas pengelolaan dana desa, (sumber foto: Diskominfo Sampang).

Daerah

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Sabtu, 29 Nov 2025 - 09:09 WIB

Caption: Bupati Sampang sampaikan sambutan saat rapat paripurna DPRD Sampang, tentang persetujuan APBD tahun 2026, (dok. Harry, Rega Media).

Daerah

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 Nov 2025 - 17:13 WIB