Kejari Gorut Tetapkan HT Sebagai Tersangka Kasus Pembebasan Lahan PLTU

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Gorontalo Utara (Ruly Lamusu).

Gorontalo Utara || Rega Media News

Terkait kasus pembebasan lahan PLTU di Desa Tanjung Karang Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) , akhirnya sudah ada penetapan tersangka, yakni mantan Kepala Desa Tanjung Karang berinisial HT.

Bacaan Lainnya

Kepala Kejaksaan Negeri Gorut, melalui Kepala Seksi Pidana Khusus Ruly Lamusu mengatakan, persoalan tersebut sejak 2016 hingga 2018. Penetapan tersangka atas nama HT, telah memenuhi dua alat bukti.

“Hal itu berdasarkan keterangan saksi-saksi, ahli, dan barang bukti. Sehingga, pihaknya sepakat yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka,” terang Ruly, Selasa (7/7/20).

Menurutnya, yang bersangkutan telah melakukan pungutan liar pada tahun 2016 sebesar 893.250.000 rupiah, tahun 2017 135.625.000, dan pada tahun 2018 sebesar 19.800.000 rupiah.

“Total keseluruhan punglinya sebesar 1.048.675.000 rupiah,” jelas Ruly.

Namun, pihaknya belum melakukan penahanan, ini baru penetapan tersangka dan yang bersangkutan akan di lakukan pemeriksaan, yaitu sebagai status tersangka dan panggilan pada hari jumat nanti 10/7/2020 jam 9 pagi.

“Dari perkara ini tidak menutup kemungkinan akan bertambah lagi tersangka yang lainnya,” pungkasnya. (SN)

Pos terkait