Tidak Tertib !, PKL Disekitar Pasar Srimangunan Sampang Terancam Disingkirkan

- Jurnalis

Kamis, 18 Februari 2021 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan Satpol PP, Polres Sampang, Dishub dan Disperindag saat melakukan sosialiasi penertiban PKL dan parkir.

Tim gabungan Satpol PP, Polres Sampang, Dishub dan Disperindag saat melakukan sosialiasi penertiban PKL dan parkir.

Sampang || Rega Media News

Dimasa pandemi Covid-19, para Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang jalan sikatan sekitar Pasar Srimangunan, Sampang, Madura, bakal ditertibkan dan dipindah ketempat lain.

Pasalnya, penertiban itu dilakukan guna penerapan protokol kesehatan physical distancing untuk mencegah penularan Covid-19, mengingat dilokasi tersebut tidak diterapkan jaga jarak.

Penertiban tidak diberlakukan kepada PKL saja, melainkan juga tempat parkir yang kerap mengganggu arus lalu lintas, bahkan kerap terjadi kemacetan juga bakal ditertibkan.

Sementara PKL yang ditertibkan, diantaranya merupakan pedagang keliling menggunakan gerobogan. Sehingga, diminta untuk geser lokasi yang tidak menganggu kenyamanan para pengguna jalan.

Baca Juga :  Animo Besar Masyarakat Terhadap Pacuan Kuda di Yosonegoro

“Untuk saat ini kami tidak melakukan penertiban,” ujar Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Sampang, A Taufik melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP, Mohammad Suharto, Kamis (18/02/21).

Akan tetapi, kata Suharto, hanya memberikan sosialisasi agar para PKL tidak berjualan di sisi kanan kiri jalan sikatan sekitar Pasar Srimangunan. Namun, jika besok tetap tidak pindah bakal kita tertibkan.

“Karena mereka berjualan di trotoar, membuat pembeli parkir di jalan, sehingga terjadi kemacetan. Kita sudah imbau agar PKL berjualan dengan tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.

Baca Juga :  Berawal Dari Usaha Kantin Disertai Keyakinan Doa, Menghantarkan Yulianawati Jadi Caleg di Cimahi

Sementara itu, jelas Suharto, dibahu jalan sekitar jalan sikatan Pasar Srimangunan memang tidak boleh untuk berjualan. Pihaknya berharap, PKL berjualan di sebelah timur pasar Srimangunan.

“Karena, jika PKL tersebut berjualan di sebalah timur tidak menggangu arus lalu lintas dan pengguna jalan. Terlebih saat ini masih masa pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, Satpol PP Kabupaten Sampang melaksanakan sosialisasi penertiban PKL bersama jajaran Polres, Dishub dan pihak Disperindag setempat. (red)

Berita Terkait

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP
Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal
Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!
Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 20:09 WIB

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Februari 2026 - 14:07 WIB

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Senin, 2 Februari 2026 - 11:18 WIB

Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Berita Terbaru

Caption: Disdikbud Pamekasan saat rapat koordinasi dan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP, (sumber foto. laman resmi Pemkab Pamekasan).

Daerah

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Feb 2026 - 20:09 WIB

Caption: anggota Satreskrim Polres Sumenep tunjukkan barang bukti kasus pembunuhan pria bersarung berinisial M, (sumber foto. Polres Sumenep).

Hukum&Kriminal

Pelaku Pembunuhan Pria Bersarung di Sumenep Akhirnya Tertangkap

Senin, 2 Feb 2026 - 18:41 WIB

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB