Satukan Tekat, 4 Bupati dan Bassra Bahas Pembangunan Madura di Sampang

- Jurnalis

Rabu, 2 Juni 2021 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat Bupati di Pulau Madura bersama Badan Silaturahmi Ulama' Pesantren Madura (BASSRA).

Empat Bupati di Pulau Madura bersama Badan Silaturahmi Ulama' Pesantren Madura (BASSRA).

Sampang || Rega Media News

Empat Bupati di Pulau Madura bersama Badan Silaturahmi Ulama Pesantren Madura (BASSRA), melakukan pertemuan di Pendopo Trunojoyo Kabupaten Sampang membahas beberapa sektor, yakni perekonomian, pembangunan dan keagamaan.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron, Bupati Pamekasan H. Badrut Tamam dan Bupati Sumenep Achmad Fauzi dan Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat.

Selain itu, Ketua BASSRA K.H Muhammad Rofi’i Baidhawi, Sekjen BASSRA KH Syafik Rofii, Korda BASSRA Bangkalan KH Imam Buchori Kholil, Korda BASSRA Sampang KH Muhammad Aunul Abied, KH Syafiuddin Abdul Wahid dan KH Mahrus Malik.

Kemudian Korda BASSRA Pamekasan KH Ali Rahbini, KH Muhdlar Abdullah, Korda BASSRA Sumenep Dr. KH Ahmad Fauzi Tidjani, KH Mohammad Solahuddin.

Ketua BASSRA Mohammad Rofik Baidowi menyampaikan, dipilihnya lokasi Kabupaten Sampang sebagai tempat pertemuan berdasarkan kesepakatan pada pertemuan internal BASSRA sebelumnya.

Bersyukur, empat Bupati di Madura bisa hadir dan optimis kalau seluruh stakeholder di Madura menyatu, maka permasalahan akan cepat selesai.

Baca Juga :  Kecelakan Tunggal, Seorang Pelajar di Sampang Tewas

“Hasil pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan Halal Bihalal akbar dengan seluruh Ulama BASSRA yang di agendakan akan dilaksanakan di Sumenep,” ujarnya.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan, pertemuan tersebut diawali dari undangan BASSRA yang menginginkan seluruh Bupati di 4 Kabupaten menyatukan persepsi.

“Kami memiliki keinginan yang sama untuk penyatuan persepsi dan menghilangkan ego sektoral demi kemajuan Madura,” ucapnya.

Berharap kegiatan seperti ini terus terjalin, karena peredaran narkoba memang masih sangat masif.

“Namun masih bisa ditekan secara signifikan, dan kami mengajak ulama’ untuk berperang melawan narkoba, karena PR ini tanggung jawab bersama,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, keamanan dan situasi di Madura cenderung kondusif, sebab jika ada investor hendak masuk ke suatu daerah, maka hal tersebut yang ditanya terlebih dahulu.

“Jalan Lingkar Selatan akan rampung, agar nantinya tidak selalu terjebak macet di pasar tumpah daerah Bangkalan,” ungkap pria yang akrab disapa H. Idi ini.

H. Idi menambahkan, terkait permasalahan konflik Syiah yang bertahun-tahun terjadi, akhirnya kini telah selesai dan saat ini telah kembali ke ajaran Aswaja.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Dorong Legalitas Usaha Rokok

“Kami niatkan semuanya untuk ibadah, semoga melalui pertemuan ini karena niat baik seluruh kepala daerah di Madura terwujud,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mengapresiasi kegiatan tersebut, program pemerintahannya tidak jauh berbeda dengan daerah lain.

“Semua bupati, saya rasa memiliki komitmen yang sama, termasuk masalah wisata syariah dan pemberantasan narkoba,” ucapnya.

Sementara Bupati Pamekasan Badrut Tamam dalam kesempatan tersebut menyampaikan, ada beberapa prioritas sektor yang menjadi fokus pembenahan termasuk salah satunya pendidikan, kesehatan dan perekonomian.

“Kami selalu mendorong Grand Image Madura untuk lebih baik dengan bergandengan tangan bersama ulama,” tandasnya.

Dalam pertemuan itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi sepakat jika pemberantasan narkoba perlu dilakukan hingga ke akar-akarnya, agar generasi muda di Madura tidak terjerumus ke hal yang sangat bertentangan dengan agama.

“Kami juga sudah memasang larangan bagi turis asing yang ke Sumenep berpakaian tidak sopan, karena kultur sosial dan agama disini berbeda dengan di Bali misalnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terbaru

Caption: tengah, Ketua DPD Partai NasDem Sampang Surya Noviantoro, berdampingan dengan Ketua DPRD Sampang Rudi Kurniawan, disela acara pendidikan politik, (dok. foto istimewa).

Politik

Ikhtiar DPD Partai NasDem Sampang Cetak Kader Berintegritas

Selasa, 13 Jan 2026 - 15:05 WIB

Caption: BPBD Sampang tampak didampingi anggota DPRD dan Kades saat menyerahkan bantuan logistik kepada lansia di Desa Nyeloh, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:49 WIB

Caption: Polres Pamekasan tunjukkan barang bukti kasus penjambretan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Senin, 12 Jan 2026 - 21:04 WIB