Dua Remaja di Sampang Nyaris Diamuk Warga

- Jurnalis

Minggu, 24 Oktober 2021 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: warga mengamankan sepeda motor yang diduga hasil pencurian.

Caption: warga mengamankan sepeda motor yang diduga hasil pencurian.

Sampang || Rega Media News

Dua orang remaja berinisial F (16 th) dan W (13 th), di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, nyaris menjadi amukan warga, Minggu (24/10/21) siang.

Pasalnya, dua remaja tersebut membawa sepeda motor Honda Beat warna biru putih diduga hasil pencurian. Namun, inisial W mengaku tidak tau, jika motor yang dibawanya hasil pencurian.

Informasi yang dihimpun regamedianews.com, inisial F warga Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, sedangkan inisial W warga Jl. Rajawali, Kecamatan Sampang.

Dua anak tersebut berhasil ditangkap warga secara terpisah, W ditangkap di Desa Tanggumong, sementara F ditangkap di Desa Kemoning.

Gerak cepat warga menangkap pelaku, karena sebelumnya warga terkejut mendengar teriakan “maling” dari arah selatan, ternyata polisi dan kerabat pemilik motor melakukan pengejaran.

Baca Juga :  Hari Jadi Sampang Ke 397, DPRD Sahkan Tiga Raperda Usulan

“Inisial F sempat menghilangkan jejak, namun warga dan polisi terus melakukan pencarian dan menemukan F dipinggir sungai Desa Kemoning,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Sementara, pengakuan inisial W tidak tau jika sepeda motor yang dibawa temannya tersebut (inisial F) adalah hasil pencurian. Bahkan, F datang kerumah untuk mengajak jalan-jalan ke monumen Sampang.

“Malah saya sempat pamit ke bapak, kalau saya mau keluar jalan-jalan bersama F ke monumen,” kata W saat di interogasi warga.

Baca Juga :  Polsek Pangarengan Bekuk Sales Sarung Asal Makassar

Dilokasi kejadian, Taufikurrahman kerabat pemilik motor mengatakan, dirinya melakukan pengejaran setelah melihat sepeda motor milik kerabatnya dibawa dua anak tersebut.

“Sepeda motor itu hilang pagi dini hari tadi, Minggu (24/10), sekira pukul 03:00 Wib, saat berada didalam rumah kerabatnya di Desa Gulbung,” ungkap Taufikurrahman.

Terpisah, Kapolsek Pangarengan Ipda Sujiyono saat dikonfirmasi awak media membenarkan atas kejadian tersebut, jika anggotanya dibantu warga menangkap terduga pencuri.

“Iya benar, anggota kami dibantu warga berhasil mengamankan dua terduga pencuri. Bahkan, saat pengejaran anggotanya ada yang cedera,” ucap mantan Kanit Turjawali Satlantas Polres Sampang ini.

Berita Terkait

Polres Sampang Dalami Motif Kematian Fauzen
Kapolres Sampang: 3 Bulan Nihil Ungkap Kasus, Kapolsek Siap-Siap Dicopot
Sempat Hilang, Seorang Nenek di Sampang Ditemukan Tewas
Teridentifikasi, Teka-Teki Kerangka Manusia di Sampang Terungkap
PLN Pamekasan Beberkan Penyebab Listrik Padam
Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu
Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba
Kapolres Sampang Warning Polsek Ungkap Satu Kasus Perbulan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:32 WIB

Polres Sampang Dalami Motif Kematian Fauzen

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:19 WIB

Kapolres Sampang: 3 Bulan Nihil Ungkap Kasus, Kapolsek Siap-Siap Dicopot

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:19 WIB

Sempat Hilang, Seorang Nenek di Sampang Ditemukan Tewas

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:15 WIB

Teridentifikasi, Teka-Teki Kerangka Manusia di Sampang Terungkap

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:43 WIB

PLN Pamekasan Beberkan Penyebab Listrik Padam

Berita Terbaru

Caption: Satreskrim Polres Sampang menyerahkan kerangka manusia yang sudah teridentifikasi ke pihak keluarga di RSUD dr.Mohammad Zyn, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polres Sampang Dalami Motif Kematian Fauzen

Jumat, 30 Jan 2026 - 14:32 WIB