Langkah Pemprov Jatim, Jelang Purna Tugas Bupati dan Walikota

- Jurnalis

Jumat, 16 Juni 2023 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: ilustrasi.

Caption: ilustrasi.

Surabaya,- Sebanyak 18 Kepala Daerah di Jawa Timur akan habis masa jabatannya pada tahun 2023. Tentunya, hal itu akan menimbulkan kekosongan pemegang titah di daerah tersebut.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur, telah menyiapkan langkah untuk mengisi kekosongan, dengan mempersiapkan ASN eselon II, untuk dijadikan Penjabat atau dikenal dengan sebutan PJ.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jawa Timur, Didik Chusnul Yakin.

Menurutnya, Pemprov Jatim sebenarnya memiliki sebanyak 71 pejabat eselon II, namun dari jumlah tersebut tidak semuanya memenuhi kriteria, karena 10 diantaranya akan purna tugas pada 2023/2024.

Baca Juga :  Paguyuban PKL Binaan GKS Dilirik Pegadaian Syariah

“Pemprov juga sudah menyiapkan nama, tinggal pertimbangan-pertimbangan saja,” ujarnya, Jumat (16/06).

Didik menambahkan, sesuai dengan Permendagri nomor 4, akan ada 9 nama yang diseleksi, yakni usulan dari DPRD kabupaten/kota setempat, Gubernur Jatim dan Kemendagri masing-masing 3 nama.

“Jadi total 9 nama yang akan diseleksi,” imbuhnya.

Didik mengatakan, pihak terkait dan dirinya telah menggodok persiapan tersebut, agar nantinya pelantikan PJ bisa tepat waktu.

Bahkan, dirinya mengaku telah ada beberapa DPRD kabupaten/kota mengundang pihaknya, untuk membahas hal tersebut.

Baca Juga :  Kadisdik Sampang Didesak Pecat Kepsek Nakal

Berikut 18 Kabupaten/Kota pada tahun 2023 akan habis masa jabatannya ;

1. Kabupaten Sampang.
2. Kabupaten Bangkalan.
3. Kabupaten Pamekasan.
4. Kabupaten Probolinggo.
5. Kabupaten Bondowoso.
6. Kabupaten Lumajang.
7. Kabupaten Jombang.
8. Kabupaten Bojonegoro.
9. Kabupaten Nganjuk.
10. Kabupaten Magetan.
11. Kabupaten Madiun.
12. Kota Malang.
13. Kabupaten Tulungagung.
14. Kota Mojokerto.
15. Kabupaten Pasuruan.
16. Kota Madiun.
17. Kota Kediri.
18. Kota Probolinggo.

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB