Melanggar, Napi Lapas Pamekasan Dimutasi

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: sejumlah narapidana Lapas Pamekasan dikawal ketat petugas lapas dan polisi, saat hendak dimutasi ke Lapas lain, (dok. regamedianews).

Caption: sejumlah narapidana Lapas Pamekasan dikawal ketat petugas lapas dan polisi, saat hendak dimutasi ke Lapas lain, (dok. regamedianews).

Pamekasan,- Sejumlah Warga Binaan Pemasyarakat (WBP) / Narapidana Lapas Pamekasan, Jawa Timur, dimutasi.

Pasalnya, WBP tersebut telah melanggar ketertiban dan keamanan di lingkungan Lapas setempat.

Kepala KPLP Faishol menegaskan, mutasi ini karena warga binaan tersebut dianggap bermasalah.

“Mereka telah mengganggu keamanan dan ketertiban, maka dimutasi ke Lapas lain,” ujarnya, Rabu (16/7/25).

Menurut Faishol, langkah ini strategi menciptakan suasana lapas lebih kondusif dan aman.

Ia menjelaskan, mutasi sejumlah WBP, atas beberapa pertimbangan utama, antara lain:

1. Mengatasi gangguan keamanan: WBP yang terlibat dalam tindakan-tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban.

Baca Juga :  Alih Profesi Sebagai Pengedar Narkoba, Tukang Rongsokan Dicokok Polisi

Seperti, perkelahian antar-narapidana atau tindakan kriminal lainnya, perlu dipisahkan untuk mencegah eskalasi konflik.

2. Mengurangi pengaruh negatif: beberapa WBP mungkin memiliki pengaruh negatif terhadap sesama penghuni.

Sehingga, pemindahan mereka diharapkan dapat mengurangi potensi penyebaran perilaku buruk.

3. Proses pembinaan lebih lanjut: dengan memindahkan WBP yang bermasalah.

Maka, Lapas dapat fokus rehabilitasi dan pembinaan narapidana lainnya yang ingin berubah.

“Proses mutasi dengan memperhatikan prosedur ketat, sesuai regulasi berlaku,” tegas Faishol.

Kendati demikian, mutasi WBP atau napi ini dibantu pengawalan anggota Polres Pamekasan.

Baca Juga :  Jatanras Ringkus Pelaku Curanmor Asal Sampang

“Hal itu, agar pemindahan ini berjalan lancar dan aman,” ungkapnya kepada rega media.

Kalapas Pamekasan Syukron Hamdani menambahkan, mutasi WBP melalui proses identifikasi dan evaluasi.

“Juga koordinasi dengan Lapas tujuan, tapi ada persetujuan Kepala Kanwil Ditjenpas Jatim,” ujarnya.

Ia berharap, langkah mutasi diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi Lapas.

“Terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan saran dan kritikan,” ucapnya.

Menurut Syukron, pengaduan masyarakat, menjadikan koreksi dan peningkatan kinerja Lapas.

“Langkah ini, menunjukkan komitmen Lapas dalam menjaga keamanan dan ketertiban lebih optimal,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Teridentifikasi, Teka-Teki Kerangka Manusia di Sampang Terungkap
Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu
Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba
Kapolres Sampang Warning Polsek Ungkap Satu Kasus Perbulan
Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang
Polisi Ungkap Pelaku Pembacokan di Kos Tanah Merah
Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu
Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:15 WIB

Teridentifikasi, Teka-Teki Kerangka Manusia di Sampang Terungkap

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:31 WIB

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:49 WIB

Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba

Senin, 26 Januari 2026 - 21:08 WIB

Kapolres Sampang Warning Polsek Ungkap Satu Kasus Perbulan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:12 WIB

Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang

Berita Terbaru

Caption: anggota Polsek Karang Penang bersama warga berada di lokasi ditemukannya jenazah nenek di waduk Desa Tlambah, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Sempat Hilang, Seorang Nenek di Sampang Ditemukan Tewas

Kamis, 29 Jan 2026 - 09:19 WIB