Legislatif Sentil Pelayanan Puskesmas Camplong

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Puskesmas Camplong, Jl. Tambaan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang, (dok. Harry, Rega Media).

Caption: Puskesmas Camplong, Jl. Tambaan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang, (dok. Harry, Rega Media).

Sampang,- Kualitas pelayanan Puskesmas Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menjadi sorotan dan mendapat rapor merah.

Ketua Komisi IV DPRD setempat, Mahfud, angkat bicara menanggapi keluhan masyarakat terkait perilaku tidak menyenangkan tenaga medis.

Insiden tersebut, bermula dari dugaan perlakuan arogan oknum dokter terhadap keluarga pasien saat meminta surat rujukan, pada Selasa (23/12/2025).

Meski pihak Puskesmas berdalih telah memberikan edukasi sesuai Standard Operating Procedure (SOP).

Namun sikap emosional oknum tersebut, dinilai mencederai fungsi Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan publik.

Mahfud menekankan bahwa urusan medis tidak bisa dipisahkan dari aspek empati.

Menurutnya, meski dokter bekerja berdasarkan teori dan aturan ketat BPJS terkait kuota rujukan, komunikasi kepada pasien tetap harus mengedepankan etika.

Baca Juga :  Wamenko Tekankan Netralitas ASN di Lingkungan Lapas

Ia menegaskan, ada beberapa poin krusial yang menjadi catatan. Cara penyampaian komunikasi kepada pasien tetap harus beretika.

“Tenaga kesehatan harus memberikan pelayanan prima,” tegas Mahfud, dikutip dari salah satu media online, Rabu (24/12/2025).

Politisi Fraksi PKS ini menambahkan, insiden tersebut mengindikasikan perlunya evaluasi terhadap kondisi mental dan spiritual para nakes.

Ia menyarankan agar manajemen Puskesmas lebih tanggap, jika ada petugas yang mengalami kelelahan atau stres dengan memberikan hak istirahat.

“Pelayanan kesehatan ini ibarat jual jasa. Nakes sebisa mungkin harus senyum walau hati sedih,” tegas Mahfud.

Baca Juga :  Mendagri: Sejengkal Tanah di Kepulauan Widi Tidak Boleh Pindah Ke Tangan Asing

“Jangan dipaksakan bekerja kalau capek, lebih baik cuti daripada meluapkan emosi ke pasien yang berdampak buruk pada pelayanan,” ujarnya.

Anggota Legislatif Sampang ini berharap, Puskesmas Camplong mampu membuktikan diri bukan sekadar institusi yang mengejar target administratif.

“Melainkan menjadi tempat nyaman bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Camplong, drg. Siti Hurin Ain, menyampaikan permohonan maaf atas sikap oknum dokter tersebut.

Ia memastikan, proses mediasi telah dilakukan dan oknum yang bersangkutan telah dijatuhi sanksi teguran.

“Sudah saya berikan teguran. Bersangkutan juga sudah meminta maaf dan berjanji memperbaiki sikapnya,” pungkas Hurin.

Penulis : Harry

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti
Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi
Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama
Kamura Gagas KEK Tembakau Madura Demi Kesejahteraan Petani
Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:22 WIB

Bupati Pamekasan Minta Tuduhan Jual Beli Jabatan Disertai Bukti

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:57 WIB

Soal Jaspel, Bupati Sampang Pastikan Hak Nakes RSMZ Terpenuhi

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:11 WIB

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:34 WIB

Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Berita Terbaru

Caption: anggota Satreskrim Polres Sampang mengawal ketat pasutri inisial ZA dan SM pelaku curanmor di Jalan Wijaya Kusuma, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Usai Ciduk Pasutri Pencuri Scoopy, Polres Sampang Buru Sang Penadah!

Jumat, 6 Feb 2026 - 21:57 WIB

Caption: saat berlangsungnya diskusi, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi memberikan arahan kepada manajemen dan dokter RSUD dr. Mohammad Zyn, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Evaluasi RSMZ, Bupati Sampang Tekankan Hapus Pola Lama

Jumat, 6 Feb 2026 - 16:11 WIB

Caption: Penyidik Unit Pidum Satreskrim Polres Sampang, saat meminta keterangan terhadap pelaku curanmor inisial SM, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Terlilit Hutang, Wanita Asal Bojonegoro Nekat Curi Motor di Sampang

Jumat, 6 Feb 2026 - 12:46 WIB