Sampang,- Suasana hening di Dusun Murtapa, Desa Gersempal, Omben, Sampang, Madura, Jawa Timur, mendadak gempar, Minggu (18/01/2026) dini hari.
Pemuda berinisial AR (18) warga Desa Sogian, nyaris menjadi bulan-bulanan massa, setelah kedapatan bersembunyi di plafon rumah warga.
Kejadian yang berlangsung sekira pukul 03:00 wib ini, diduga dipicu dugaan perselingkuhan antara AR dengan wanita berinisial SH (27).
Informasi dihimpun Regamedianews, inisial SH merupakan istri dari pemilik rumah berinisial M (30).
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan adanya kejadian di Desa Gersempal tersebut.
“Terduga pelaku penyusupan itu sempat disandera warga,” ujarnya kepada awak media ini, Minggu (18/1) siang.
Eko mengungkapkan, awalnya sekira pukul 01:00 wib, seorang saksi bernama Selabi (65) curiga melihat sepeda motor Honda Beat terparkir di semak belukar.
Setelah dilakukan penyisiran oleh warga, kecurigaan mengarah pada rumah yang lampu terasnya padam.
“Warga curiga, kemudian memeriksa bagian dalam rumah,” jelas mantan Kapolsek Ketapang tersebut.
Hasilnya mengejutkan, AR ditemukan tengah bersembunyi di atas plafon salah satu kamar.
“Saat penggeledahan berlangsung, SH (istri pemilik rumah) dikabarkan melarikan diri dari lokasi,” beber Eko.
Kekesalan warga tak terbendung, sepeda motor milik terduga pelaku AR langsung dibakar massa di lokasi kejadian.
“Situasi sempat tegang, karena warga menahan terduga pelaku,” ungkap perwira berpangkat tiga balok emas dipundaknya.
Namun, berkat negosiasi yang alot antara anggota Polsek Omben dengan tokoh masyarakat setempat, massa akhirnya melunak.
“Akhirnya warga sepakat menyerahkan terduga pelaku dan barang bukti sepeda motor yang terbakar ke polisi,” imbuh Eko.
Saat itu juga, terduga pelaku AR langsung diamankan ke Mapolres Sampang, untuk menghindari aksi main hakim sendiri.
“AR dan SH berstatus sebagai terduga pelaku dalam kasus dugaan perzinahan ini,” bebernya.
Sementara itu, M selaku suami sah telah resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sampang, untuk diproses hukum.
“Kasus tersebut saat ini sedang dalam penanganan penyidik Satreskrim,” pungkas Eko.
Penulis : Harry
Editor : Redaksi










