Perkuat Misi Kemanusiaan, Bupati Sampang Lantik Pengurus PMI Kecamatan
SAMPANG • Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, resmi melantik pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) tingkat kecamatan se-Kabupaten Sampang, pada Kamis (17/9/2026) siang.
Acara yang berlangsung di Pendopo Trunojoyo Sampang ini, dirangkaikan dengan Peringatan HUT ke-81 PMI.
Pelantikan tersebut mencakup jajaran pengurus PMI dari 13 kecamatan di Kabupaten Sampang.
Sementara itu, Kecamatan Sampang menjadi satu-satunya wilayah yang tidak dilantik, karena berstatus sebagai lokasi Markas Besar PMI.
Ketua PMI Sampang Moh. Anwari Abdullah, menegaskan pentingnya aksi nyata yang selaras dengan tema peringatan tahun ini, yaitu peduli dan bergerak bersama.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, tidak sekadar melihat dan memahami berbagai persoalan kemanusiaan.
“Tetapi juga mengubah kepedulian menjadi tindakan nyata serta membangun kolaborasi,” ujarnya.
Anwari berpesan agar seluruh jajaran pengurus PMI, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan, tidak bersikap pasif.
“Tolong jangan menunggu masyarakat membutuhkan. Hadirlah lebih awal, tingkatkan kesiapsiagaan, dan berikan pelayanan sepenuh hati,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Sampang, KH. Ahmad Mahfud, menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus doa bagi para pengurus PMI yang baru saja dilantik.
“Semoga para pengurus PMI bisa menjalankan tugas dengan baik,” tuturnya.
Dalam sambutannya, ia membagikan pengalaman pribadi saat nyawanya pernah diselamatkan oleh peran PMI di masa lalu.
“Flashback 30 tahun lalu, saya masih kecil, batas antara hidup dan mati terasa sangat tipis. Namun alhamdulillah, berkat keberadaan PMI, saya terselamatkan,” ungkapnya.
Ra Mahfud sapaan akrab sang Wabup, menceritakan bahwa kala itu dirinya mengidap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Oleh karena itu, ia selalu mengusahakan hadir dalam setiap agenda PMI sebagai bentuk rasa terima kasih dan upaya balas budi.
“Sejak tahun 2011, saya rutin menjadi pendonor darah,” ujarnya.
Bagi Ra Mahfud, donor darah bukan sekadar aksi sosial biasa, melainkan wujud rasa syukur atas nikmat kesehatan yang diberikan.
“Donor darah adalah zakat kesehatan kita. Cristiano Ronaldo saja rutin donor darah untuk menjaga fisiknya, masa kita tidak!” pungkasnya.
✅ Penulis: Harry
✅ Editor: Redaksi


