Lokasi Proyek KNMP Pulau Mandangin Disoal Warga
SAMPANG • Rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pasir Putih, Desa Pulau Mandangin, Sampang, Madura, Jawa Timur, memicu respons warga setempat.
Warga mulai mempertanyakan alasan pemilihan lokasi proyek dengan nilai kontrak Rp4,6 miliar tersebut.
Selama ini, kawasan Pasir Putih berfungsi sebagai ruang publik dan destinasi wisata lokal.
Tempat tersebut rutin dikunjungi warga setiap sore, terutama pada momen tertentu seperti bulan tamadhan dan hari raya.
Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan kekhawatiran terkait dampak fisik pembangunan.
Selain area publik, wilayah pantai tersebut juga dinilai rawan saat terjadi pasang air laut.
“Kami mendukung penuh program KNMP karena tujuannya baik. Namun, kami mempertanyakan mengapa lokasinya harus di Pasir Putih,” ujarnya, Selasa (20/10/2026).
Kritik serupa juga datang dari aktivis Garda Kawal Sampang (GKS), Asmawi.
Ia menilai, pemerintah terkait perlu menyampaikan dasar penunjukan Pasir Putih secara terbuka kepada publik.
Asmawi menjelaskan bahwa lokasi pantai tersebut merupakan tempat nelayan memperbaiki kapal, perahu, dan merawat jaring.
“Jika kawasan ini dibangun tanpa penataan ruang yang jelas, aktivitas sosial warga dan nelayan bisa terganggu,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat sebelum proyek dilanjutkan.
Menurutnya, penjelasan detail mengenai mitigasi pasang air laut, juga dinilai sangat mendesak.
“Pembangunan harus bermanfaat bagi nelayan dan tetap menjamin hak publik di area pantai,” tegas Asmawi.
Sementara hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek dan instansi terkait belum memberikan keterangan resmi soal penetapan lokasi tersebut.
✅ Penulis: Red
✅ Editor: Redaksi


