20 Tahun Menunggu, Desa Cempaka Putih Akhirnya Ada Jaringan Internet

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2020 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi terletaknya tower jaringan telekomunikasi di Desa Cempaka Putih Gorontalo Utara.

Lokasi terletaknya tower jaringan telekomunikasi di Desa Cempaka Putih Gorontalo Utara.

Gorontalo Utara, (regamedianews.com) – Desa Cempaka Putih merupakan wilayah transmigrasi yang dibuka sejak tahun 1996, berbatasan langsung dengan Kabupaten Buol Toli-toli Provinsi Sulawesi.

Lokasinya sejauh kurang lebih 24 kilo meter dari pusat Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara dan akhirnya saat ini sudah bisa menikmati jaringan internat (4G).

Kepala Desa Cempaka Putih Ading Suhana mengatakan, masyarakat Cempaka Putih telah merdeka dan sudah bisa menggenggam dunia melalu jaringan internet, setelah menunggu 20 tahun untuk bisa menikmati jaringan komunikasi.

“Dengan adanya jaringan internet ini masyarakat sangat senang, karena walau berada didesa terpencil, mereka sudah bisa menggenggam dunia dan mudah berkomunikasi dengan keluarga yang berada di desa sebelah maupun diluar daerah,” jelas Ading. Sabtu (28/3/2020).

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Rencanakan Ubah Bantuan Rastra Menjadi Bansos

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara yang sudah membangun jaringan tower telekomunikasi.

Ading Suhana menambahkan, dengan adanya jaringan ini selain memperlancar komunikasi, juga dapat memaksimalkan program dan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Selain memperlancar komunikasi, ini juga lebih mempermudah dalam memaksimalkan program-program Desa serta SDM dan SDA di Desa Cempaka Putih,” tutup Ading. (SN)

Berita Terkait

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa
DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting
Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar
Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut
13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’
Pemkab Sampang Wujudkan Lingkungan Sehat Tanpa Rokok
Kupas Tuntas Tiga Biang Keladi Residivisme

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 09:09 WIB

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Jumat, 28 November 2025 - 17:13 WIB

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 November 2025 - 13:12 WIB

Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting

Kamis, 27 November 2025 - 22:07 WIB

Nelayan Arosbaya Protes, Kapal Troll Ancam Nyawa dan Ekosistem Laut

Kamis, 27 November 2025 - 17:08 WIB

13 Desember 2025, MUI Sampang Gelar Musda ‘Pemilihan Ketua’

Berita Terbaru

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi, sampaikan sambutan saat sosialisasi akuntabilitas pengelolaan dana desa, (sumber foto: Diskominfo Sampang).

Daerah

Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa

Sabtu, 29 Nov 2025 - 09:09 WIB

Caption: Bupati Sampang sampaikan sambutan saat rapat paripurna DPRD Sampang, tentang persetujuan APBD tahun 2026, (dok. Harry, Rega Media).

Daerah

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Jumat, 28 Nov 2025 - 17:13 WIB