Tangisan dan Kekecewaan Sebagian PTT Gorut Ditengah Mewabahnya Virus Corona

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2020 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

Gorontalo Utara, (regamedianews.com) – Ditengah mewabahnya virus Corona saat ini, masyarakat dihimbau oleh pemerintah untuk berdiam diri dirumah, sehingga dengan himbauan tersebut sebagian masyarakat kehilangan pekerjaan.

Hal yang sama dirasakan oleh sebagian Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara (gorut), sebagian mereka yang mengabdi dari tahun 2013 sampai 2020, saat ini sudah tidak di perpanjang kontrak lagi (tidak keluar SK).

Kepada regamedianews.com, Tesar Abdullah salah satu PTT dikantor Camat Tomelito, yang saat ini kehilangan pekerjaan karena tidak keluar Surat Keputusan perpanjangan kontrak (SK PTT) mengatakan, bahwa sangat kecewa hal ini terjadi pada dirinya. Jumat, (17/4/2020).

“Saya mengabdi sebagai PTT dikantor Camat Tomelito kurang lebih 7 tahun, kemudian di tahun 2020 mulai dari Januari sampai April ini, saya dan empat orang lainnya masuk kantor terus tapi kenapa SK kami tidak keluar?,” ungkap Tesar.

Baca Juga :  Fadhilah Budiono Buka Lomba MTQ Korpri Tingkat Kabupaten Sampang

Yang membuat saya sangat kecewa kata Tesar, kenapa mereka yang tidak masuk-masuk kantor dan bahkan ada yang sudah bekerja ditempat lain, justru mendapat SK perpanjangan, kenapa seperti ini ?.

Padahal, selama menunggu SK keluar kami itu dinilai. Salah satu penilaian adalah kehadiran dan kinerja, kenapa nilai tertinggi tidak keluar SK, mereka yang tidak masuk jelas tidak bekerja, terus penilaianya terletak dimana sampai SKnya mereka keluar?,tanya Tesar dengan nadah kesal.

Camat Tomelito, Kabupaten Gorut, Mudzakar Takaredas, saat di konfirmasi mengatakan bahwa bukan hanya mereka berempat yang kecewa, termasuk dirinya juga merasa kecewa sekali.

“Saya sendiri juga kecewa sekali, sangat disayangkan mereka itu kan aktif, sementara yang lainnya itu kurang lebih ada dua orang yang tidak masuk-masuk kantor (tidak aktif) justru mereka yang dikeluarkan SKnya oleh Kabupaten,” jelas Camat, Jumat (17/4).

Baca Juga :  Kades Banyoneng Laok Tepis Tudingan Menghambat Pembangunan & Pelayanan Buruk

Ia menambahkan, mereka dari pihak Kabupaten langsung menetapkan, tanpa ada konfirmasi dengan pimpinan kecamatan, terkait dengan penilaian yang pantas untuk diberikan SK, sehingga mereka yang aktif ini tidak keluar SK.

“Memang waktu itu kan PTT dirumahkan, tapi yang aktif ini bentuk partisipasi mereka dan itu bagian dari penilaian, cuma masalahnya mereka dari kabupaten kalau ada konfirmasi ke pimpinan kecamatan saya kira ini lebih baik (tidak jadi seperti ini), masalahnya kan mereka langsung menetapkan,” ungkap Takaredas.

Pihaknya akan berusaha untuk mereka berempat yang aktif itu, bisa kembali bekerja di kantor Camat Tomelito.

“Saya akan berusaha untuk mereka berempat bisa kembali bekerja dikantor Camat Tomelito, dan itu sudah saya hitung-hitung pada pergeseran,” jelas Takaredas. (SN)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB