Parkir Liar Dihalaman Puskesmas Kedungdung Kembali Beroperasi

- Jurnalis

Minggu, 25 Oktober 2020 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat sejumlah oknum pelaku parkir liar dihalaman Puskesmas Kedungdung tengah mengatur kendaraan motor.

Terlihat sejumlah oknum pelaku parkir liar dihalaman Puskesmas Kedungdung tengah mengatur kendaraan motor.

Sampang || Rega Media News

Para oknum pelaku parkir liar di halaman Puskesmas Kedungdung, Sampang, Madura, kembali berulah dan membandel, meski sebelumnya parkir liar telah ditutup oleh Kepala Puskesmas setempat. Bahkan, hingga saat ini dinas terkait terkesan tidak mampu menindak tegas oknum yang membekingi parkir liar tersebut.

Pantauan regamedianews.com dilokasi, pelaku parkir liar tersebut secara bebas mengarahkan para pengendara yang hendak ke pasar, untuk memarkirkan kendaraan di halaman puskesmas, tanpa menghiraukan teguran dari pihak puskemas.

Parkir liar tersebut beroperasi setiap hari pasaran yakni hari Selasa, Jum’at dan Minggu. Mirisnya, tidak ada satupun petugas dari aparat keamanan yang menindak tegas terhadap para oknum pelaku parkir liar tersebut.

Padahal, sebelumnya pihak puskesmas dan Forkopimcam Kedungdung telah melakukan rapat koordinasi, terkait adanya parkir liar di halaman puskesmas yang beroperasi sudah bertahun-tahun.

“Pada hari Selasa kemarin (20/10/20), saya sudah rapat kesekian kali terkait parkir liar dihalaman puskesmas, dengan melibatkan Forkopimcam Kedungdung, pihak Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dishub dan Dispendaloka,” ungkap Kepala Puskesmas Kedungdung, Zahruddin, Minggu (25/10).

Baca Juga :  SPKG Sumenep Sediakan Lapak Baca Gratis

Hasil rapatnya, kata Zahruddin, sepakat parkir liar dihalaman puskesmas ditutup, akan tetapi para pelaku parkir liar ini tetap tidak mengindahkan tegurannya dan terkesan membandel. Padahal, secara aturan Dinas Kesehatan parkir liar dihalaman puskesmas tidak diperbolehkan.

“Dalam hasil rapat, pihak Dishub juga menyatakan lokasi parkir liar yang didalam halaman puskesmas bukan wewenangnya, melainkan wewenang dari Dinas Kesehatan. Sementara, puskesmas dalam akreditasi, tidak boleh melakukan kegiatan diluar program puskesmas, termasuk parkir liar,” jelasnya.

Dengan adanya parkir liar yang terkesan memaksa dibuka ini, tegas Zahruddin, pihaknya merasa terganggu terhadap pelayanan di puskesmas, bahkan terkadang kendaraan pengunjung/pasien tidak mendapatkan tempat parkir, yang seharusnya tempat parkir tersebut untuk pasien, bukan untuk pengunjung pasar.

Baca Juga :  Dua Perwira Polres Pelabuhan Tanjung Perak Dimutasi

“Selain Dinas Kesehatan yang tidak mengijinkan, dalam hasil rapat itupun dari Polsek juga menegaskan agar parkir liar tersebut ditutup, terkecuali ada ijin dari pemerintah tingkat kabupaten. Sementara terkait adanya isu yang mengijinkan parkir itu dibuka adalah saya, itu tidak benar,” tegas Zahruddin.

Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Puskesmas Jrangoan inipun juga menjelaskan, sebelumnya ia telah berusaha melakukan penutupan parkir secara prosedur. Namun, jika oknum pelaku parkir ini tetap memaksa membuka parkir, hal ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab aparat keamanan untuk segara melakukan tindakan tegas.

“Jadi saya berharap kepada aparat keamanan, untuk segara melakukan tindakan tegas dengan adanya parkir liar didalam puskesmas. Karena tugas saya membenahi pelayanan di puskesmas dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, dengan harapan steril dari kegiatan parkir liar,” pungkasnya. (har/red)

Berita Terkait

Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi
Pemkab Pamekasan Gandeng Pengusaha Ringankan Beban UHC
Pimpin Disdik Sampang, Nor Alam Emban Misi Pembenahan
Pagu DD 2026 Turun, Pemdes Pamekasan Diminta Fokus Skala Prioritas
Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan
Disfungsi SDN Batuporo Timur 1, DPRD Sampang Siapkan Pansus dan Audit Investigatif
BPJS Ketenagakerjaan Sasar Tenaga Pendidik Madrasah di Sampang
SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terancam “Gulung Tikar”

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:22 WIB

Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:37 WIB

Pemkab Pamekasan Gandeng Pengusaha Ringankan Beban UHC

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:49 WIB

Pimpin Disdik Sampang, Nor Alam Emban Misi Pembenahan

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:12 WIB

Pagu DD 2026 Turun, Pemdes Pamekasan Diminta Fokus Skala Prioritas

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:23 WIB

Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan

Berita Terbaru

Caption: Fitrih Anisah mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Sampang, (dok. foto istimewa).

Opini

Membaca Kasus Kajari Sampang Tanpa Romantisme Kekuasaan

Sabtu, 24 Jan 2026 - 23:18 WIB

Caption: ilustrasi pemeriksaan medis resmi dari tim inafis dan tim dokter forensik terhadap kerangka manusia, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang

Sabtu, 24 Jan 2026 - 12:12 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardianto bersama Ketua Bhayangkari berjabat tangan dengan sejumlah perwira yang dimutasi usai gelar sertijab, (sumber foto: Media Center Sumenep).

Daerah

Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi

Jumat, 23 Jan 2026 - 22:22 WIB

Caption: Konsulat Jenderal Australia Mr.Glen Askew berikan cinderamata kepada Bupati Sampang H.Slamet Junaidi, (dok. foto istimewa).

Nasional

Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari

Jumat, 23 Jan 2026 - 20:40 WIB

Caption: tengah, Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Fadilah Helmi, (dok. Harry Rega Media).

Nasional

Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang

Jumat, 23 Jan 2026 - 19:09 WIB