Kasus Demam Berdarah di Kabupaten Sampang Melonjak

- Jurnalis

Selasa, 17 Desember 2024 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: ilustrasi nyamuk aedes aegypti.

Caption: ilustrasi nyamuk aedes aegypti.

SAMPANG,- Penderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, melonjak.

Menurut keterangan yang dihimpun regamedianews, kasus DBD di kota bahari ini tembus hingga mencapai 610 orang.

“Jumlah tersebut, terhitung sejak Januari sampai November 2024,” ujar Kabid Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Sampang, Syamsul Hidayat.

Ia menjelaskan, tingginya jumlah penderita DBD, dampak cuaca serta kurangnya masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Baca Juga :  Akibat Tunggakan Pelanggan, PLN Rayon Ketapang Rugi Milyaran Rupiah

“Oleh karena itu, mari terapkan pola hidup bersih dan sehat,” tandas Syamsul, dikutip dari salah satu media online, Selasa (17/12).

Meski demikian, imbuh Syamsul, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin untuk menekan kasus DBD.

“Yaitu dengan melakukan abatesasi dan pengasapan di tempat yang rawan penularan DBD,” imbaunya.

Kendati ia juga menghimbau, mencegah DBD dengan cara 3 M, yaitu menguras kamar mandi, menutup penampungan tempat air, dan mengubur barang bekas.

Baca Juga :  Budi Sasongko: Kualitas Garam di Sampang Tidak Kalah Dengan Garam di Australia

“Selain itu warga juga bisa memberikan abate ke dalam bak mandi, dan menggunakan obat nyamuk pada saat tidur,” imbaunya.

Apabila ada gejala DBD, imbuh Syamsul, segera periksa ke Polindes, Puskesmas hingga rumah sakit agar bisa ditangani sedini mungkin.

“Mari kita berantas penyakit DBD mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat sekitar,” ajaknya.

Berita Terkait

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB