SAMPANG • Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sampang, KH. Itqan Bushiri menegaskan, amanah ulama saat ini semakin menantang.

Hal tersebut disampaikannya, usai pengukuhan Pengurus MUI Sampang masa khidmat 2025-2030 di Pendopo Trunojoyo, Kamis (23/4/2026).

Kiai Itqan menekankan, agar seluruh pengurus memprioritaskan kepentingan umat diatas kepentingan pribadi.

“MUI wadah musyawarah, sehingga setiap fatwa dan pencerahan masyarakat harus diputuskan secara kolektif,” tuturnya.

Menurut Kiai Itqan, salah satu poin krusial yang disoroti adalah adaptasi dakwah.

Ia menilai, ceramah konvensional kini perlu didukung dengan kehadiran di platform digital.

Hal tersebut kata Kiai Itqan, demi merangkul generasi muda yang lebih akrab dengan gawai daripada mimbar pengajian.

“MUI harus hadir melalui media yang relevan, seperti website dan media sosial, karena di sanalah generasi sekarang mengakses informasi,” jelasnya.

Selain teknologi, fenomena sosial akibat penggunaan gawai yang tinggi juga menjadi perhatian serius.

Kiai Itqan berharap, pengurus tetap solid dan bertanggung jawab menjalankan tugas demi kemaslahatan masyarakat Sampang.

“Semoga kita diberikan kekuatan untuk menjalankan tugas ini demi kemaslahatan umat,” pungkasnya. [hry]