PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Bangkalan,- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bangkalan mengisi Seminar Nasional yang digelar di Kampus Institut Bahri Asyiq (Instiba), Kecamatan Galis, Bangkalan, Sabtu (3/1/2026).

Seminar yang diselenggarakan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Mental Instiba mengangkat tema Pers di Era Post Truth: Antara Fakta, Opini, dan Tanggung Jawab Sosial.

Ketua PWI Bangkalan Mahmud Ismail, hadir sebagai salah satu narasumber.

Mahmud Ismail menilai tantangan dunia jurnalistik saat ini semakin kompleks.

Menurutnya, era post truth memunculkan krisis kepercayaan publik terhadap media dan wartawan.

“Wartawan hari ini tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga harus mampu menjaga kepercayaan masyarakat di tengah derasnya arus informasi,” ujar Mahmud dalam pemaparannya.

Ia menjelaskan, membanjirnya informasi di media sosial membuat masyarakat sulit membedakan antara fakta dan hoaks.

Baca Juga :  Puluhan PMI Asal Sampang Pulang Tak Bernyawa

Kondisi ini diperparah oleh algoritma media sosial yang lebih mengutamakan konten viral ketimbang kebenaran.

“Algoritma hanya membaca apa yang ramai dan menarik, bukan apa yang benar. Inilah tantangan serius bagi jurnalis,” tegasnya.

Karena itu, Mahmud ketua PWI Bangkalan dua periode berpesan agar calon wartawan tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, meski dituntut serba cepat dalam menyajikan berita.

“Konfirmasi, verifikasi, dan keberimbangan adalah prinsip dasar yang tidak boleh ditinggalkan dalam pemberitaan,” katanya.

Pemateri kedua, Redaktur Jawa Pos Radar Madura, Jupri, menambahkan bahwa nilai berita menjadi kunci agar sebuah karya jurnalistik memiliki bobot dan daya tarik bagi publik.

“Ada banyak nilai berita, seperti kualitas, dampak, kedekatan, ketokohan, konflik, keunikan, human interest, signifikansi, keterkinian isu, hingga unsur kejutan,” jelas Jupri.

Baca Juga :  HMI Pamekasan: Ada Enam Aspirasi Rakyat

Ia menilai, pemahaman nilai berita dapat menjadi pembeda antara produk jurnalistik media massa dengan konten media sosial. “Setidaknya media bisa memberi pembeda meski tidak selalu mengalahkan algoritma,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Instiba Bangkalan, Muksin, mengapresiasi kegiatan seminar nasional tersebut. Menurutnya, forum ini penting untuk memperkaya wawasan mahasiswa, khususnya anggota LPM Mental.

“Pengalaman para narasumber sebagai wartawan profesional sangat berharga dan harus diserap secara serius oleh peserta,” katanya.

Ketua LPM Mental Instiba Rahmawati menyampaikan, seminar nasional ini merupakan agenda tingkat nasional pertama yang diselenggarakan LPM Mental.

“Peserta datang dari berbagai kampus di Madura, mulai dari Sampang, Pamekasan, hingga Sumenep. Semua LPM kami undang untuk belajar bersama tentang jurnalistik,” pungkasnya.

Penulis : Syafin

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama
Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Selasa, 6 Januari 2026 - 08:52 WIB

DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”

Senin, 5 Januari 2026 - 18:38 WIB

Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama

Senin, 5 Januari 2026 - 12:39 WIB

Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Pencurian Dominasi Kriminalitas di Sumenep

Selasa, 6 Jan 2026 - 16:07 WIB

Caption: Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang, Sudarmanta, saat diwawancara awak media, (dok. foto istimewa).

Daerah

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Selasa, 6 Jan 2026 - 14:04 WIB

Caption: Komisi II DPRD Pamekasan saat sidak Sentra Batik Kalampar yang mangkrak, (dok. Kurdi, Rega Media).

Daerah

DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”

Selasa, 6 Jan 2026 - 08:52 WIB

Caption: Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama, dampingi Kasat Reskrim AKP Hafid Dian Maulidi saat diwawancara awak media, (dok. Syafin, Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polres Bangkalan Amankan Pelaku Penganiayaan Pasutri di Galis

Senin, 5 Jan 2026 - 23:12 WIB

Caption: dua tersangka pencurian sepeda motor berinisial S dan AS, tengah dimintai keterangan penyidik Satreskrim Polres Sampang, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Aktor 23 TKP Pencurian Motor di Sampang-Bangkalan Tertangkap

Senin, 5 Jan 2026 - 21:02 WIB