BANGKALAN – Polres Bangkalan mengintensifkan patroli sahur, guna mencegah gangguan Kamtibmas.

Khususnya balap liar dan aksi perang sarung yang kerap melibatkan remaja.

Pantauan awak media, patroli penyisiran dijadwalkan bergerak setiap hari mulai pukul 02.20 WIB.

Sejumlah titik rawan menjadi fokus pengawasan aparat, untuk memastikan aktivitas masyarakat menjelang sahur tetap kondusif.

Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama mengatakan, langkah tersebut merupakan upaya preventif.

Hal itu agar masyarakat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan khusyuk.

Ia ingin, peribadahan selama Ramadhan tidak terganggu aktivitas yang meresahkan masyarakat.

“Seperti balapan liar, perang sarung maupun kegiatan negatif lain,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Selain melakukan pemantauan dan pembubaran jika ditemukan potensi gangguan, petugas juga mengedepankan pendekatan humanis.

“Remaja yang ditemui saat patroli diberikan edukasi dan imbauan, supaya tak terlibat aksi membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tandasnya.

Menurut Agung, kehadiran polisi di lapangan bukan semata penindakan, tetapi juga bagian dari pembinaan.

Pihaknya berharap, Ramadhan menjadi momentum bagi generasi muda untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif.

“Kami mengajak peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anaknya, terutama pada jam-jam rawan menjelang sahur,” ujarnya.

Agung menambahkan, pengawasan keluarga menjadi kunci pencegahan, agar tidak terjadi bentrok antar kelompok maupun kecelakaan lalu lintas.

Ia mengimbau masyarakat, bersama-sama menjaga kesucian bulan Ramadhan.

“Dengan sinergi semua pihak, kekhusyukan ibadah puasa dapat tetap terjaga,” pungkasnya. (sfn)