SAMPANG • Pemerintah Kabupaten Sampang terus berinovasi untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Terbaru, kini telah meluncurkan aplikasi ‘Lapor MBG’ sebagai kanal pengaduan resmi bagi masyarakat.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menjelaskan, aplikasi ini untuk mempercepat penanganan masalah di lapangan.

“Masyarakat bisa melaporkan langsung keluhan mereka kepada Pemkab dan Satgas MBG,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Aplikasi ini dapat diakses dengan mudah melalui situs resmi Pemkab Sampang di laman: https://sampangkab.go.id/lapor-mbg

Terdapat enam menu utama yang tersedia, mulai dari jumlah laporan, data dapur, hingga status laporan yang telah selesai ditangani.

Bupati akrab disapa Haji Idi menambahkan, sistem ini sudah terintegrasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kami ingin bekerja maksimal. Aplikasi ini adalah wujud transparansi kami kepada masyarakat,” tandasnya.

Menurut Haji Idi, program MBG bukan sekadar soal pemenuhan gizi, tapi juga penggerak ekonomi di Sampang.

Ia mengungkapkan, banyak warga lokal yang kini terserap menjadi tenaga kerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Hingga 18 April 2026, tercatat sudah ada 129 SPPG yang beroperasi aktif di seluruh wilayah Kabupaten Sampang.

“Masih ada sisa dari total 147 SPPG yang sedang proses kelengkapan administrasi dan izin operasi,” jelasnya.

Bupati Sampang dua periode ini berharap, masyarakat memanfaatkan aplikasi ini dengan bijak demi perbaikan program ke depan.

Sebab, program MBG menjadi kunci utama dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan sehat.

“Ini program unggulan yang harus didukung semua pihak demi masa depan generasi kita,” pungkas Haji Idi. [hry]