SAMPANG • Dua aksi demo mewarnai jalan protokol di depan Gedung Wakil Rakyat Sampang, pada Kamis (25/6/2026).

Aksi pertama berlangsung pagi, mengatasnamakan Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kedatangan massa tersebut, untuk mendukung keberlangsungan program MBG agar tetap terus berjalan.

Aksi damai yang dikomandoi Abdul Hamid itu mengatakan, program MBG merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas kesehatan.

“Terutama kelompok rentan, ibu hamil, lansia dan balita serta siswa diberbagai jenjang pendidikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, program MBG merupakan investasi besar bagi masa depan bangsa.

“Ketika kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi dengan baik, maka kualitas sumber daya manusia juga akan meningkat,” tuturnya.

Hamid menjelaskan, program tersebut merupakan program investasi jangka panjang.

“Tentunya dalam mencetak generasi yang produktif, serta membuka lapangan pekerjaan,” tandasnya.

Sementara setelah aksi damai tersebut berlangsung, muncul aksi mahasiswa dari Pengurus Cabang Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sampang.

Dalam aksi kali ini, mahasiswa tersebut menyampaikan beberapa orang teaterikal, mendesak Pemerintah mengevaluasi menyeluruh terhadap program MBG dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Orator aksi, Rofi mengatakan, MBG merupakan program strategis yang harus dijalankan secara akuntabel, karena menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar.

“Kami meminta DPRD Sampang memberikan rekomendasi kepada pemerintah pusat, agar mengevaluasi total pelaksanaan program MBG,” tegasnya.

Menurut Rofi, evaluasi tersebut harus mencakup tata kelola program, mekanisme pengadaan, keamanan pangan dan distribusi.

“Termasuk optimalisasi penggunaan bahan pangan lokal, manfaat ekonomi bagi masyarakat, hingga sinkronisasi kebijakan antar instansi,” tambahnya.

Rofi menegaskan, berbagai temuan di lapangan menunjukkan masih adanya persoalan yang perlu dibenahi dalam pelaksanaan MBG.

Oleh karena itu menurutnya, pengawasan dan evaluasi menyeluruh dinilai penting.

“Hal ini agar program berjalan sesuai tujuan awal pemerintah, demi meminimalisir ulah oknum tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

Penulis: Ifan
✅ Editor: Admin Rega