Pamekasan • Duka mendalam menyelimuti club sepak bola terbesar pulau Madura, Madura United FC, karena icon suporter setia yang dimiliki laskar sape kerap yang bernama Mbah Hosen itu berpulang pada Sabtu pagi (19/9/26)

Kepergian mbah Hosen benar-benar menyisakan duka yang mendalam, apalagi disaat detik-detik terakhir hidupnya masih menunjukan kesetiaan kepada club sepak bola kesayangannya

Mbah Hosen ambruk disisi tribun Gelora Madura Ratu Pamelingan (GMRP) Pamekasan saat club kesayangannya berlaga melawan PSIM Yogyakarta Jumat malam (18/9/26)

Pada pertandingan itu beliau masih hadir dan memimpin di tribun pada babak pertama sebelum akhirnya tumbang dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis

Namun sayang, icon legendaris yang setiap pertandingan selalu berdiri tegak menyuarakan semangat yang terus dinyalakan agar pemain MU terus berkobar itu gak bisa diselamatkan

Pada Sabtu pagi pria yang selalu tampil nyentrik dengan slogan semangat yang terus menyala dengan khas beramput putih dengan baju adat Madura yang membalut tubuh kecilnya itu dinyatakan meninggal dunia dan berpulang ke Rahmatullah

Duka itu tak mampu disembunyikan oleh klub Madura United FC, meski team sepak bola andalan Madura itu berhasil menekuk PSIM Yogyakarta dengan skor 2-1

Melalui akun resmi instagramnya, ekspresi duka itu diluapkan, team sepak bola besutan Jose Manuel Gomes da Silva itu mengucapkan bela sungkawa yang mendalam serta secara resmi mengumumkan meninggalnya Mbah Hosen

“Madura United kembali kehilangan icon suporternya, disaat kita merayakan kemenangan, ada yang harus meninggalkan, Mbah Hosen, suporter tertua, icon suporter Madura United telah berpulang”, tulis dalam instagram itu

Sementara Manajer Madura United, Umar A. Wachdin, mengaku merasa sangat kehilangan atas keprgian Mbah Hosen

Menurutnya sosok Mbah Hosen bukan hanya suporter yang setia, tapi juga pengobar api semangat para pemain laskar sape kerap meski dari sisi tribun

“Semangat dan totalitas beliau untuk mendukung tim kebanggaan ini tidak patut diragukan lagi. Tenang di sisi-Nya, Mbah,” ucapnya