POLISI CIDUK SATPAM DPRD SAMPANG TERKAIT SABU

0
168

satpam

Sampang (regamedianews) – Apes benar nasib yang dialami BW (18) seorangan Satuan Peengamanan di Kantor DPRD Sampang, niat hati ingin menambah pundi penghasilan, namun kini harus menerima kenyataan pahit akibat harus menanggung perbuatan tak terpujinya, kini dia harus meringkut dibalik jeruji besi setelah kedapatan membawa barang haram berupa narkoba jenis sabu.


Menurut Kasat Narkoba Polres Sampang AKP Arief Kurniady, tersangka yang merupakan warga Jalan Kamboja tersebut dibekuk pada Jumat (02/9) sekitar Pukul 2 Siang, dia disergap bersama dengan sepupunya saat hendak melakukan transaksi dengan rekannya, saat ini masih dalam penyelidikan petugas kepolisian, dari tersangka pilisi berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 0,48 gram.

“Dia sebagai petugas Satpam di DPRD Sampang ditangkap bersama sepupunya MS (22) di Jalan Raya Baruh Kota Sampang saat hendak bertransaksi dengan rekannya dan saat ini masih kita selidiki,” ucap Kasat Narkoba Polres Sampang AKP Arief Kurniady, Rabu (7/9/2016).

Saat diamankan, polisi sulit menemukan barang bukti tersebut. Namun tak mau dikelabui, setelah diperiksa, ternyata barang haram tersebut diselipkan di dalam kerah jaket warna biru milik tersangka.

Sementara itu, di tempat yang sama, Kasubag Humas Polres Sampang Iptu Yusuf Rahmad Sirait, menyampaikan dalam menjalan 100 hari program Kapolri dari 25 Juli hingga 25 Agustus 2016 jajaran Satuan Narkoba Polres Sampang berhasil mengungkap 15 kasus dengan jumlah tersangka 20 orang.

“Semua ada 20 tersangka laki-laki, diantaranya 1 anak dibawah umur dan 4 tersangka menjalani rehabilitasi, kita amankan dalam program 100 hari,” terangnya.

Menurutnya, jumlah total barang bukti seberat 10,92 gram. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 114, 112, 132, dan 127 UU RI nomor 35 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara (har/di)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here