34 Desa di Kabupaten Pamekasan Belum Miliki Balai Desa

- Jurnalis

Selasa, 1 November 2016 - 01:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi
Gambar Ilustrasi

Pamekasan (regamedianews.com) Dalam dua Tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Pamekasan sudah menggelontorkan dana ratusan juta rupiah untuk pembangunan Insfrastruktur desa, namun kenyataannya tidak sesuai dengan harapan. Sebanyak 34 desa yang tersebar di Kabupaten Pamekasan masih belum memiliki balai desa permanen. Terbukti dengan adanya desa, penggunaa kantor masih menempati rumah kepala desa atau menyewa tempat lain.

Menanggapi hal tersebut,  Kabag Administrasi Pemerintahan Umum Setkab Pamekasan Imam Rifadi dikonfirmasi   melalui telfon selulernya mengatakan, akan segera menyusun APBdes tentang pembangunan balai desa, penyusuan APBdes sudah disampaikan ditahun 2015 sejak ada ADD, tapi kendala mereka (kades), bangunan balai desa harus berada diatas TKD (Tanah Kas Desa). “TKD yang dimaksud ada di desa lain ini atas pengakuan mereka pada kami, maka APBdes-nya diarahkan pada insfrastruktur dulu” tambah imam. (29/10/16)

Baca Juga :  Selama Ramadhan, AABI Cimahi Sediakan Nasi Bungkus Gratis Buat Sahur

Ditanya 34 desa tidak memiliki balai permanen yang tersebar di Kecamatan mana saja ”wah itu datanya yang pastinya ada di staf  hasil rekap dari APBdes, yang jelas masing-masing kecamatan itu ada,selain Kecamatan Kota dan Kecamatan Galis itu ada” imbuh imam.

Imam Rifadi berharap ”sesuai dengan yang saya arahkan tidak berhenti sampai saat itu tapi  agar segera di bangun balai desa, jadi dengan arahan seperti itu saya berharap mereka (kades) membangun dan sebelumnya di anggarkan di APBdes, cuma kendala di lapangan yakni TKD-nya ada di desa lain” ungkapnya.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Dinkes Bangkalan Temukan Produk Kadaluarsa 

“gimana mau membangun balai desa di desa lain, sekarang mereka (kades) ada yang sudah bergerak dengan mencari tanah untuk di bangun balai desa,baik tanahnya mau ditukar guling ataupun dibeli, yang penting Pemerintahan bisa berjalan, cuma sempurna berjalannya Pemerintahan itu kalau ada balai dan kantor desanya” tandasnya. (zr)

Berita Terkait

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Berita Terbaru

Caption: tengah, Ketua DPD Partai NasDem Sampang Surya Noviantoro, berdampingan dengan Ketua DPRD Sampang Rudi Kurniawan, disela acara pendidikan politik, (dok. foto istimewa).

Politik

Ikhtiar DPD Partai NasDem Sampang Cetak Kader Berintegritas

Selasa, 13 Jan 2026 - 15:05 WIB

Caption: BPBD Sampang tampak didampingi anggota DPRD dan Kades saat menyerahkan bantuan logistik kepada lansia di Desa Nyeloh, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:49 WIB

Caption: Polres Pamekasan tunjukkan barang bukti kasus penjambretan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Senin, 12 Jan 2026 - 21:04 WIB

Caption: ilustrasi hujan disertai angin dan petir menerpa wilayah kabupaten, (dok. Harry Rega Media).

Pariwisata

Peringatan Dini BMKG: Sampang Masuk Wilayah Rawan Angin Kencang

Senin, 12 Jan 2026 - 16:54 WIB