JCW Laporkan Oknum Polisi ke Polda Jatim

- Jurnalis

Jumat, 21 April 2017 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua JCW Sampang  Laporkan Ulah Oknum Polisi Res Sampang ke Polda Jatim, Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah

 

Sampang (regamedianews.com) – Kamis 20/04/2017 sekitar pukul 14.00 WIB, Ketua Jatim Corruption Watch (JCW) Sampang H.Tohir Mengambil sikap atas ulah oknum Korp baju coklat Res Sampang ke Propam Polda Jawa Timur.

Laporan Jatim Corruption Watch (JCW) Sampang adalah buntut dari kejadian yang menimpa HS  merasa dirugikan oleh Oknum Anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang berinisial HD.

Awal mula kejadian, pada bulan Oktober 2015 tahun lalu HD menawarkan bahwa ada kekurangan Calon Bintara tanpa tes di Polda Jawa Barat, hanya cukup membayar 125 juta, dengan alasan karena susulan, inipun pembayarannya setelah masuk pendidikan.

Baca Juga :  Tukang Kasur Asal Bangkalan Diringkus Reskrim Sampang

Korban berinisial HS mempunyai anak laki-laki, inisial IS langsung tertarik, maka bakal calon di bawa kerumah HD, beralamat Jalan Pleyang Kecamatan Sampang, HD bertemu IS “Ini Cocok” kata HD, lengkapi persyaratannya antara lain Ijazah, KSK dan KTP.

Kejanggalan mulai dirasakan, karena semula disuruh membayar setelah masuk pendidikan sejumlah 125 juta, nyatanya korban diperintahkan segera bayar dengan nomor rekening yang jumlahnya hingga 480 juta, bahkan korban sempat menerima surat nomor 102/ VIII / 2015 tertanggal 14 Agustus 2015, yang isinya IS dinyatakan lulus namun belakangan surat tersebut ternyata palsu, selaku anggota polisi menyatakan lulus tanpa ujian cukup pakai joki, hal ini sangatlah tidak mungkin karena masuk anggota Bintara Polri, pasti melalui ujian.

Baca Juga :  Pria di Bangkalan Bobol Rumah Sepupu Buat Bayar Hutang

Menanggapi hal tersebut, H.Tohir selaku Ketua Jatim Corruption Watch (JCW) Sampang sangat menyesalkan perbuatan oknum tersebut, dan dirinya juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar jangan percaya kepada siapapun jika ada oknum menawarkan jasa masuk polisi tanpa tes, jelas itu penipuan.

“Jadi kepada masyarakat janganlah mudah percaya kepada siapapun jika ada yang menawarkan jasa masuk Polisi tanpa tes, itu jelas penipuan”; pungkasnya. (/H.thr)

Berita Terkait

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu
Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba
Kapolres Sampang Warning Polsek Ungkap Satu Kasus Perbulan
Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang
Polisi Ungkap Pelaku Pembacokan di Kos Tanah Merah
Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu
Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap
Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:31 WIB

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:49 WIB

Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba

Senin, 26 Januari 2026 - 21:08 WIB

Kapolres Sampang Warning Polsek Ungkap Satu Kasus Perbulan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:12 WIB

Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:06 WIB

Polisi Ungkap Pelaku Pembacokan di Kos Tanah Merah

Berita Terbaru

Caption: Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan Pamekasan, Jl.Kesehatan, Barurambat Kota, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

PLN Pamekasan Beberkan Penyebab Listrik Padam

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:43 WIB

Caption: Pengurus SMSI Sampang saat menyambangi kaum dhuafa, (dok. foto istimewa).

Sosial

Jelang HPN 2026, SMSI Sampang Berbagi Kepada Dhuafa

Selasa, 27 Jan 2026 - 19:47 WIB

Caption: ilustrasi, seorang santriwati duduk termenung di bawah pohon mangga di sekitar masjid didekat jembatan tol Suramadu, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:31 WIB