Waspada, Saat Ramadhan Hingga Lebaran Pelaku Kejahatan Mulai Beraksi

- Jurnalis

Minggu, 28 Mei 2017 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gambar

Ilustrasi Gambar

 

Ilustrasi Gambar

 

Surabaya, (regamedianews.com) – Disaat bulan ramadhan jumlah kejahatan jalanan selalu meningkat bahkan hingga menjelang Lebaran, moment seperti ini pelaku kejahatan juga dikenal semakin nekat, dan ternyata para bandit juga mengenal istilah mulai beraksi kejar setoran.

Berdasarkan data analisa dan evaluasi Satreskrim Polrestabes Surabaya, kejahatan jalanan saat Ramadan hingga Lebaran, memang mengalami peningkatan.  Pada tahun 2015, total kasus 3C (curat, curas, curanmor) sebanyak 181 kasus. Sedangkan di 2016 terjadi 171 kasus 3C.

Untuk 2017 ini, diprediksi kejahatan 3C akan mengalami kenaikan meskipun tren tahun sebelumnya angkanya turun. Prediksi peningkatan itu jika dibandingkan bulan-bulan yang lain, selain Ramadan dan Lebaran.

Baca Juga :  Tersangka Curanmor di Bangkalan Ngoceh Oknum Sekdes

Pada awak media Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga mengungkapkan, polisi sudah membaca fenomena tersebut. Pihaknya membenarkan jika Ramadan dan Lebaran, selalu ada peningkatan kasus 3C. Hal tersebut tentu saja akan menjadi atensi dan pekerjaan rumah bagi Satreskrim Polrestabes Surabaya.

“Karena ini sudah berlangsung setiap tahun, kami akan melakukan banyak upaya untuk meminimalisir peningkatan kasus 3C,” ujarnya.

Shinto menambahkan, Polrestabes Surabaya akan memaksimalkan tim antibandit yang sudah dibentuk. Sebab, tim ini sudah terbukti mampu menurunkan angka kejahatan selama beberapa bulan terakhir.

Baca Juga :  Polisi Tangkap 6 Pelaku Pengeroyokan Seorang Pemuda di Kediri

“Hanya saja pada Ramadan ini, polisi harus bekerja lebih ekstra untuk menanggulangi para pelaku jalanan ini” ringkasnya.

Menurut perwira asal Medan ini, patroli di beberapa lokasi yang dianggap rawan masih cukup ampuh untuk mencegah terjadinya kejahatan jalanan.

“Selain itu, penyekatan Jembatan Suramadu, juga akan kami lakukan. Sebab, jalur ini masih menjadi jalur favorit bagi para pelaku curanmor untuk mengantarkan barang curiannya,” jelasnya. (red)

Berita Terkait

Ditlantas Polda Jatim Tes Urine Sopir Bus di Sampang
Operasi Keselamatan: Polres Bangkalan Tekan Angka Kecelakaan
Terekam CCTV, Maling Motor Penjaga Warung Madura Ditangkap
Pelaku Pembunuhan Pria Bersarung di Sumenep Akhirnya Tertangkap
Polres Sampang Dalami Motif Kematian Fauzen
Kapolres Sampang: 3 Bulan Nihil Ungkap Kasus, Kapolsek Siap-Siap Dicopot
Teridentifikasi, Teka-Teki Kerangka Manusia di Sampang Terungkap
Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:08 WIB

Ditlantas Polda Jatim Tes Urine Sopir Bus di Sampang

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:50 WIB

Operasi Keselamatan: Polres Bangkalan Tekan Angka Kecelakaan

Senin, 2 Februari 2026 - 22:56 WIB

Terekam CCTV, Maling Motor Penjaga Warung Madura Ditangkap

Senin, 2 Februari 2026 - 18:41 WIB

Pelaku Pembunuhan Pria Bersarung di Sumenep Akhirnya Tertangkap

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:32 WIB

Polres Sampang Dalami Motif Kematian Fauzen

Berita Terbaru

Caption: Operasi Keselamatan Semeru 2026, petugas mengecek urine sopir bus di Terminal Trunojoyo Sampang, (sumber foto. Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Ditlantas Polda Jatim Tes Urine Sopir Bus di Sampang

Rabu, 4 Feb 2026 - 08:08 WIB