Musim Kemarau, 80 Desa di Pamekasan Berpotensi Terdampak Kekeringan

- Jurnalis

Rabu, 7 Juni 2017 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, (regamedianews.com) – Berdasarkan hasil pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, terdapat 80 Desa yang berpotensi terdampak kekeringan di musim kemarau tahun 2017 ini.

Kepala BPBD Pamekasan, Akmalul Firdaus mengatakan, 80 Desa tersebut terdiri dari 323 dusun Pemetaan itu mengacu pada wilayah terdapak kekeringan pada tahun 2015 lalu, yang dijadikan dasar sebagai daerah antisipasi krisis air bersih.

Baca Juga :  Paguyuban PKL Binaan GKS Gandeng Pengusaha Sukses

“Menghadapi musim kemarau tahun ini, kami mulai melakukan persiapan antisipasi krisis air bersih. Semoga tahun ini luasan terdapak bencana kekeringan tidak sebanyak tahun 2015. Kalau di tahun 2016 tidak ada bencana kekeringan karena terjadi kemarau basah,” ungkapnya, Rabu (07/06/2017).

Lanjut Firdaus, dalam perkiraan tersebut, kekeringan yang terjadi itu akan tersebar di 11 Kecamatan dari 13 Kecamatan yang ada di Pamekasan. Dalam menanggulangi potensi bencana kekeringan tersebut, pihaknya akan menyiapkan langkah jangka pendek atau kedarutatan dan jangka panjang.

Baca Juga :  Kapolres Pamekasan Ajak Masyarakat Wujudkan Pilkada Damai

“Jangka pendek penanganan kekeringan itu dengan memberikan bantuan air bersih gratis melalui armada tangki, yang bekerja sama dengan PDAM. Untuk penanganan jangka panjang, secara bertahap kami programkan pemasangan tandon di titik terdampak kekeringan,” ungkapnya. (man)

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB