Antisipasi Adanya Uang Palsu, Polisi Lakukan Pemeriksaan di Jasa Penukaran Uang

- Jurnalis

Jumat, 9 Juni 2017 - 04:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, (regamedianews.com) – Menjelang hari raya idul fitri makin banyaknya jasa penukaran uang baru di pinggiran jalanan di Kota Surabaya, namun demikian membuat Polrestabes Surabaya melakukan langkah antisipasi. Jika selama ini pemantauan dilakukan secara tertutup, kini polisi turun dan melakukan pemeriksaan secara langsung.

Pemeriksaan dilakukan Unit Pidana dan Ekonomi (Pidek) Satreskrim Polrestabes Surabaya dengan mendatangi tempat jasa penukaran uang baru di beberapa lokasi di Surabaya, Salah satunya di Jl Veteran, Jl Pahwalan (depan Bank Indonesia) dan Jl Bubutan.

Petugas memeriksa lembaran uang baru yang dijajakan di lapak-lapak pinggir jalan guna memastikan uang yang dijajakan itu asli atau palsu. Lembaran uang pecahan Rp 20 ribu, Rp 10 ribu dan Rp 5 ribu diperiksa secara detail keasliannya.
Dari pemeriksaan uang baru yang dijajakan di jalanan, polisi tidak menemukan adanya uang palsu.

Baca Juga :  Alasan Sakit, Terdakwa Kasus Pelecehan Seksual Asal Gulbung Sampang Tak Hadiri Sidang

“kegiatan itu untuk mengatisipasi adanya peredaran uang palsu. Jangan sampai masyarakat yang menukar uang tertipu,” kata Kasubdit Pidek Satreskrim Polrestabes, Ibda Hadi Ismanto, Jum’at (09/06/2017).

Selain memeriksan keaslian uang, lanjut Hadi, pihaknya juga meminta kepada para jasa penukaran uang jangan sampai mengedarkan atau menyediakan uang palsu untuk ditukarkan ke warga.

“Kami juga menjamin rasa aman kepada para jasa penukaran uang dan warga yang melakukan penukaran,” terang Hadi.

Subaidi, Salah Satu pria yang menjadi jasa penukaran uang mengaku, awalnya kaget ketika didatangi petugas kepolisian, tapi dirinya tetap tegar karena uang yang dijajakannya bukan uang palsu.

Baca Juga :  Kasus Penganiayaan di Bank Mega Buram, Kanit Resmob Polres Tanjung Perak Bungkam

“Awalnya kaget ketika ada petugas menghampiri saya, setelah tau kalau ada kegiatan antisipasi adanya uang palsu, saya lebih tenang karena uang yang dijajakan uang asli bukan palsu” ungkapnya.

Untuk Ramadan kali ini, lanjut Subsidi, dirinya bermodal Rp 30 juta uang baru. Uang sebanyak itu merupakan pecahan Rp 20 ribu, Rp 10 ribu dan Rp 5 ribu.

“Setiap hari saya membawa uang Rp 5 juta untuk dijajakan ke masyarakat. Saya mengambil keuntungan 10 persen saja,” sebut Imam yang mengaku menekuni profesi ini sejak tiga tahun lalu. (red)

Berita Terkait

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward
Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara
Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun
Cek Disini…! Daftar Motor Hasil Ungkap Polres Sampang
Satu Persatu Bandit Motor Sampang Diringkus
Pencurian Dominasi Kriminalitas di Sumenep
Polres Bangkalan Amankan Pelaku Penganiayaan Pasutri di Galis
Aktor 23 TKP Pencurian Motor di Sampang-Bangkalan Tertangkap

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:40 WIB

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Senin, 12 Januari 2026 - 21:04 WIB

Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:49 WIB

Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:27 WIB

Cek Disini…! Daftar Motor Hasil Ungkap Polres Sampang

Rabu, 7 Januari 2026 - 08:08 WIB

Satu Persatu Bandit Motor Sampang Diringkus

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB