Sejahterakan Petani, Dinas Pertanian Sumenep Segera Realisasikan Kartu Tani

- Jurnalis

Sabtu, 10 Juni 2017 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, (regamedianews.com) – Bank Negara Indonesia (BNI) siap menyalurkan sekitar 1,3 juta Kartu Tani untuk petani penerima manfaat subsidi pupuk. Salah satunya, di Sumenep, Madura. Realisasi penyaluran Kartu Tani di Sumenep diberikan kepada 120 ribu petani setempat.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Sumenep, Bambang Heriyanto, menjelaskan, mulai bulan Oktober 2017 kartu tani sudah bisa digunakan oleh para petani di Sumenep.

Baca Juga :  FUI Kota Cimahi Sampaikan Penolakan RUU HIP Ke DPRD

“Pada musim tanam tahun 2017, sekitar bulan Oktober kartu tani sudah bisa digunakan,” terangnya, Jumat (09/06/2017)

Bambang menambahkan, Bahwa pihaknnya mengaku sudah melakukan rapat internal dengan tiga instansi yaitu produsen benih, produsen pupuk, dan off taker (pembeli). Ketiganya sudah ada komitmen agar pelayanan kartu tani dapat terealisasi dengan cepat.

“Ketiga instansi sudah siap melayani petani dengan kartu tani, agar petani tidak sulit mencari pinjaman modal, beli benih dan pupuk, sehingga tercipta transparan dan tepat sasaran dalam pendistribusian benih dan pupuk kepada para petani,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Klaim Berhasil Turunkan Angka Stunting

Pihaknya menganjurkan bagi para petani diwajibkan untuk bergabung kepada kelompok tani, karena apabila tidak tergabung tidak akan mendapatkan kartu tani.

“Pupuk bersubsidi diperuntukkan kepada petani yang tergabung dalam kelompok tani, jadi bagi petani yang tidak mempunyai kartu tani tidak akan mendapatkan pupuk bersubsidi” tegasnya. (red)

Berita Terkait

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB